Hingga Minggu, 401 Korban Tewas Akibat Gempa Lombok

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) NTB mencatat hingga Minggu (12/8/2018) jumlah korban tewas akibat gempa Lombok mencapai 401 orang.

Hingga Minggu, 401 Korban Tewas Akibat Gempa Lombok
ANTARA FOTO/ AHMAD SUBAIDI
Seorang perempuan melintas dekat kios yang temboknya roboh pascagempa bumi di Dusun Lendang Bajur, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang Lombok, Minggu (5/8/2018) malam. 

POSBELITUNG.CO - Sepekan setelah gempa magnitudo 7,0 yang mengguncang Lombok, nusa Tenggara Barat ( NTB) aktivitas gempa susulan terus terjadi dan korban tewas akibat gempa terus berjatuhan. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) NTB mencatat hingga Minggu (12/8/2018) jumlah korban tewas akibat gempa Lombok mencapai 401 orang. 

Rinciannya, di Kabupaten Lombok Utara terdapat 348 korban tewas, di Lombok Barat 30 orang korban tewas, di Kota Mataram 9 orang tewas, di Lombok Timur 10 orang tewas, di Lombok Tengah 2 orang tewas dan di Kota Lombok 2 orang tewas.

"Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa," kata Kepala BPBD NTB H Muhammad Rum, Minggu. 

BPBD mencatat hingga Minggu, korban luka-luka mencapai 1.353 orang. Rinciannya, sebanyak 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Sementara itu pengungsi sebanyak 387.067 orang yang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Kerusakan fisik meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. 

Terus bertambah

Khairil Anwar, Kepala Desa Gelang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, pada Kompas.com mengatakan pihaknya telah mendata jumlah korban yang meninggal di desanya.

“Sekarang sedang tercatat lebih dari 20 warga saya yang meninggal, sebelumnya tidak terdata tapi sekarang sudah terdata,” katanya.

Halaman
12
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help