Ini Reaksi Ahok, Setelah Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres di Pilpres 2019

Sebelum pentuan Cawapres Jokowi, Ahok juga sempat menulis dukungannya lewat sehelai surat

Ini Reaksi Ahok, Setelah Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres di Pilpres 2019
Kompas.com/Instagram
Surat dukungan Ahok, Jokowi dan Ma'ruf Amin 

POSBELITUNG.CO - Keputusan Joko Widodo atau Jokowi memilih Ma'ruf Amin menjadi Cawapresnya di Pilpres 2019 turut mengundang reaksi dari mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sebelum pentuan Cawapres Jokowi, Ahok juga sempat menulis dukungannya lewat sehelai surat.

Hanya saja ketika Jokowi memutuskan memilih Ma'ruf Amin sebagai Cawapresnya disebut-sebut Ahok marah.

//

"Ada yang bilang ke saya Pak Ahok marah," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di acara deklarasi dukungan pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin oleh tim #CAKRA-19 seperti dikutip dari Tribun Jakarta.

Luhut mengaku bahwa Ahok telah menyuratinya soal keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai Cawapres di Pilpres 2019.

Menurut Luhut dalam surat Ahok mengaku senang Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai Cawapres di Pilpres 2019.

Bahkan dalam surat, kata Luhut, Ahok mengatakan akan ikut berkampanye bila sudah keluar dari penjara nanti.

"Pak Ahok kirim surat ke saya, 'Saya senang pak, kalau ke luar penjara saya ikut kampanye'," kata Luhut.

Apalagi, lanjut Luhut, pendiri relawan 'Teman Ahok', Singgih Widiyastono dan Amalia Ayuningtyas juga sudah bertemu dengan Ahok.

Menurut Luhut, mereka berdua siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ahokers, Amalia dan Singgih, sudah bertemu dengan Pak Ahok, dan mereka mengatakan 'saya mendukung Kiai Ma'ruf Amin," katanya.

Luhut melanjutkan, Ahok menyampaikan pesan kepada pendukungnya agar tetap mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Dia juga menyampaikan pesan-pesan kepada teman-teman yang muda, tetap dukung pak Jokowi karena pak Jokowi berjiwa muda," kata Luhut.

Soal kasus penistaan agama yang kini membuatnya mendekam di Mako Brimob, kata Luhut, Ahok sudah tak lagi memikirkannya.

"Saya 1000 persen pastikan dia tidak marah," tuturnya.

Menurut Ahok, kata Luhut, Ma'ruf Amin memberi energi baru agar saat kampanye tidak memecah belah bangsa Indonesia.

"Jadi kita fokus pada kampanye-kampanye program. Masalah ekonomi, kemiskinan, stunting, pendidikan, seperti itu lah area yang didiskusikan, tidak bicara kamu komunis, itu tidak ada benarnya," katanya.

Sebelum penentuan Cawapres Jokowi, Ahok juga sempat memberi dukungannya.

Lewat surat yang diposting akun Fifi Lety, Ahok menyatakan mendukung Jokowi menjadi Presiden dua periode.

"Terus berjuang untuk Pak Jokowi 2 peridoe," tulisnya dalam secarik kertas.

fifiletytjahajapurnama
instagram.com/fifiletytjahajapurnama

Soal ini, Fifi Lety menjelaskan bahwa tulisan tersebut benar-benar dibuat oleh Ahok.

"Dari kemarin sampai Siang ini kembali Byk Yg tanya Soal ini benar engak tulisan Pak Ahok ? jd saya biar jawab Di sini sekaligus aja ya.... ini benar tulisan koko Ahok @basukibtp. Yg mau kutip share ambil gambar Silakan saja. Mengapa pak Ahok tulis ini ? Karena ada Yg minta dan siapa yg minta? Ya rahasia hahahaha ok ya have blessed weekdays selamat bekerja bagi yg kerja all the best for all Gbu," tulisnya dalam keterangan.(*)

Penulis: Sanjaya Ardhi

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapres di Pilpres 2019, Ahok Marah ?

Editor: rusmiadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved