Direktur Utama PT Tanjung Batu Port Beberkan Masalah di Pelabuhan Termasuk Ekspor

Direktur Utama PT Tanjung Batu Port Iskandar BUMD Kabupaten Belitung Rosul mengatakan untuk melayani kegiatan ekspor pihaknya terkadang

Direktur Utama PT Tanjung Batu Port Beberkan Masalah di Pelabuhan Termasuk Ekspor
Pos Belitung/Dede Suhendar
Kapal Pioneer Third bermuatan 20 ribu ton yang digunakan untuk ekspor kaolin sandar di dermaga Pelabuhan Tanjung Batu, Rabu (15/8/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur Utama PT Tanjung Batu Port Iskandar BUMD Kabupaten Belitung Rosul mengatakan untuk melayani kegiatan ekspor pihaknya terkadang terkendala pada pengaturan trafict dengan PT Pelni.

Sebab, pemerintah pusat memprioritaskan kapal penumpang untuk sandar di pelabuhan dari pada kargo barang, termasuk Tanjung Batu. Sehingga, jika kapal milik PT Pelni masuk seluruh kegiatan di dermaga harus menyingkir.

Kondisi tersebut secara otomatis akan mempengaruhi kegiatan bongkar muat yang masih berlangsung di pelabuhan.

"Itu tadi yang disampaikan pemilik barang kepada Bupati. Kondisinya begini, kegiatan ekspor itu membutuhkan tenaga kerja yang banyak, sementara Pelni yang masuk ke sini penumpang turun hanya 15 orang dan naik 14 orang, jadi berat biaya kalau kami bandingkan," katanya kepada posbelitung.co, Rabu (15/8/2018).

Oleh sebab itu, kata dia, Bupati menyarankan agar manajemen Pelabuhan Tanjung Batu Port melakukan MoU dengan PT Pelni. Dalam MoU tersebut akan diatur trafict kapal yang masuk di pelabuhan.

"Kalau tidak repot,‎ karena saat Pelni masuk semuanya harus diangkat dulu keluar termasuk kapal. Nanti kalau Pelni keluar, kegiatan masuk lagi dan kapal itu sandar lagi," katanya.

Menurut Iskandar, keluar masuknya kapal terutama dengan kapasitas besar secara tidak langsung akan berakibat pada daya tahan kontruksi dermaga.

Ditambah pembengkakan biaya operasional‎ dari pihak pemilik barang.

"Memang semua pelabuhan ada resiko itu makanya ada maintenance‎. Tapi kalau satu kegiatan ekspor harus dua kali sandar bagaimana," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved