ADVERTORIAL

Eko Wijaya Perjuangkan Penambahan Kuota BBM Untuk Masyarakat Bangka Belitung

Eko Wijaya menekankan bahwa kemudahan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat merupakan hal yang menjadi perhatiannya.

Eko Wijaya Perjuangkan Penambahan Kuota BBM Untuk Masyarakat Bangka Belitung
Istimewa
Anggota Komisi VII DPR RI Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8/2018). 

BANGKAPOS.COM - Anggota Komisi VII DPR RI Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8/2018).

Dalam acara tersebut, Eko Wijaya menekankan bahwa kemudahan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat merupakan hal yang menjadi perhatiannya.

Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut yaitu melalui keberadaan sub penyalur BBM.

“Sub penyalur BBM merupakan program yang patut didukung untuk membantu masyarakat mendapatkan BBM dengan mudah, terutama di daerah kepulauan yang memiliki jumlah SPBU yang terbatas,” Ujar Eko Wijaya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8).
Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8). (Istimewa)

Sosialisasi ini turut dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas, Bapak Muhammad Ibnu Fajar, Wakil Gubernur Provinsi KEpulauan Bangka Belitung, Bapak H. Abdul Fatah, Bupati Belitung, Bapak H. Sahani Saleh dan SR PT Pertamina (Persero) Wilayah Belitung, Bapak Denny NUgrahanto, dan masyarakat Kabupatane Belitung serta Belitung TImur.

Menurut Eko WIjaya, bagi daerah Belitung yang merupakan daerah kepulauan dan tujuan pariwisata, keberadaan Sub Penyalur sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan masyarakat.

“DI Belitung ini kan banyak nelayan, Sub Penyalur akan sangat diperlukan bagi nelayan untuk menjangkau kebutuhan BBM mereka.

Selain itu, disini juga daerah wisata, akses BBM yang mudah tentu saja akan mendukung kemajuan pariwisata di Bangka Belitung terutama Belitung dan Belitung TImur,” tambah Eko WIjaya.

Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8).
Anggota Komisi VII DPR RI, Eko Wijaya, bersama BPH Migas melaksanakan Sosialisasi Implementasi Penyalur Khusus (Sub Penyalur) dalam Rangka Percepatan Penerapan BBM 1 Harga di Hotel BW Suite Kabupaten Belitung, Sabtu (25/8). (Istimewa)

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini juga menekankan satu hal yang juga krusial yaitu mengenai pasokan BBM terutama Premiun dan Solar Subsidi ke Bangka Belitung. Jangan sampai jumlah sub penyalur bertambah, tetapi pasokan justru kurang.

“Saya mendorong, untuk tahun depan PT Pertamina untuk menambah kuota atau jumlah pasokan BBM ke Provinsi Bangka Belitung agar tidak terjadi lagi antrian panjang di SPBU. Menambah kuota BBM ini juga akan menghindari kelangkaan BBM di pasaran dan memperpendek waktu terbuang hanya untuk mengantri di SPBU,” tutup putra asli Bangka ini. (Advertorial/Tim Media A-411)

Editor: edy yusmanto
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved