Menjajal Swafoto di Bekas Kolong Timah, Wisata Bukit Layang Kabupaten Bangka

Kolong ini ditambang 25 tahun silam, berada di Dusun 7 Cungfo RT 15 Desa Bukitlayang

Menjajal Swafoto di Bekas Kolong Timah, Wisata Bukit Layang Kabupaten Bangka
ist
Remaja saat Selfi di Kolong Bongman, bekas penambangan puluhan tahun lalu di Dusun Cungfo Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka, Sabtu (1/9/2018). 

POSBELITUNG.CO-- Keberadaan kolong bekas penambangan ini, tak hanya menjadi sumber air bersih bagi Warga Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam. Namun hamparan air membentang, menjadi panorama tersendiri, sebagai ajang selfi.

Kepala Desa Bukitlayang, Andry kepada Bangka Pos, Sabtu (1/9/2018) menyebutkan, selain diusulkan sebagai sumber sistim penyediaan air minum (SPAM), kolong tersebut juga bakal dirancang sebagai destinasi wisata lokal.

Remaja saat Selfi di Kolong Bongman, bekas penambangan puluhan tahun lalu di Dusun Cungfo Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka, Sabtu (1/9/2018).
Remaja saat Selfi di Kolong Bongman, bekas penambangan puluhan tahun lalu di Dusun Cungfo Desa Bukitlayang Kecamatan Bakam Bangka, Sabtu (1/9/2018). (ist)

"Selain diusulkan untuk SPAM, bisa juga destinasi wisata selfi bagi anak-anak zaman now," katanya.

Sementara itu, sumber air benama Kolong Bongman ini, memiliki kedalaman, sekitar 39 meter dan luas sekitar 29 hektare.

Kolong itu ditambang 25 tahun silam, berada di Dusun 7 Cungfo RT 15 Desa Bukitlayang. Keadaan sekitar kolong tumbuh berbagai jenis tanaman, di antara bukit-bukit atau gundukan tanah bekas tambang dulu.

"Karena ini keindahan paronamanya begitu menakjubkan, maka tinggal dibimbing dan dilakukan pendampingan oleh dinas terkait, terutama Dinas Pariwisata untuk mengajak karang taruna di desa kami mengelolanya. Kalau destinasi wisata ini terwujut, tentu bisa meningkatkan perekonomian daerah itu sendiri, terutama di bidang UMKM," katanya.

Upaya mewujudkan kaswasan tersebut sebagai sumber air bersih (SPAM) dan destinasi wisata, tentu akan sia-sia jika hanya segelintir pihak yang mendukungnya.

Oleh karenanya, Kades mengimbau berbagai elemen bersatu, demi kemajuan desa.

"Harapan masyarakat agar pemerintah daerah dapat mewujudkan keinginan mereka dengan memanfaatkan potensi yang ada. Karena pemadangan kolong ini bagus, dan bisa dibuat spot selfi. Di sekitar daratan tepi kolong, juga bisa dibangun tempat permainan anak, jualan makanan khas Bukitlayang yaitu udang satang," katanya.(*)

Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved