Gegara Bendera Terbalik, Kasatpol PP Non Job, Ini Kata Bupati Belitung

Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Belitung Mirang Uganda, Rabu (5/9/2018) mendapatkan tanggung jawab baru

Gegara Bendera Terbalik, Kasatpol PP Non Job, Ini Kata Bupati Belitung
Pos Belitung/Disa Aryandi
Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Belitung Mirang Uganda, Rabu (5/9/2018) mendapatkan tanggung jawab baru.

Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung itu, merangkap menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggantikan pelaksana tugas (Plt) Alkar.

Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kemarin sudah menandatangani Surat Keputusan (SK) penetapan Mirang Uganda sebagai kepala Satpol PP Kabupaten Belitung.

Selain jabatan tersebut, Mirang Uganda juga merangkap sebagai Sekretaris Satpol PP.

"Jadi sekarang Asisten I yang merangkap menjadi Kasat Pol PP, jadi sudah kami ganti. Karena sudah banya perihal, jadi persoalan ini kemarin sudah kami selesaikan, SK nya sudah saya tanda tangani," ungkap Sanem, Rabu (5/9/2018) dalam rapat paripurna di DPRD Kabupaten Belitung.

Untuk pengangkatan pejabat baru, kata Sanem, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Karyadi Sahminan serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Ita Wahyuni sudah diutus untuk berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Saya sudah perintahkan Sekda dan kepada BKPSDM hari ini (kemarin) kesana, tolong mau tidak mau ini harus diganti. Tapi untuk sementara ini Asisten I yang ambil alih, jadi jangan sampai kami salah juga nanti, harus sesuai aturan," ujarnya.

Jabatan Kepala Satpol PP, lanjut Sanem, apabila dari unsur TNI minimal harus berpangkat Mayor dan dari Polri Komisaris Polisi (Kompol), serta dari ASN minimal golongan IV B. Namun masih terdapat berbagai persyaratan lainnya, yang harus dipenuhi.

"Inilah kemarin kami dalam penempatan itu menjadi problem, karena yang paling pokok itu adalah Satpol PP, BPKSDM, Dinas Pendapatan, Pekerjaan Umum, ini rata-rata Plt semua. Makanya ini juga sekaligus konsultasi itu juga ke Kemendagri, karena selama ini tender - tender, gagal terus," bebernya.

Sedangkan posisi Alkar, yang semula menjabat Plt Kasat Pol PP, menurut Sanem, kini tidak mendapatkan 'job' apapun alias non job. Alkar hanya berstatus staf dikantor Satpol PP tersebut.

"Dia (Alkar) hanya staf saja posisi nya sekarang, kepala dan sekretarisnya sudah pak Mirang," ucapnya lagi.

Sebelumnya, pencopotan Alkar sebagai Plt Kasat Pol PP Kabupaten Belitung lantaran, Senin (3/9) oknum Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung bernama Wisnu Murti melakukan pemasangan bendera merah putih terbalik di Rumah Dinas Bupati Belitung.

Selain itu, kata Sanem, kesalahan Alkar juga lantaran tidak pernah melaporkan seorang bernama Wisnu itu diangkat sebagai honorer Satpol PP alias tidak melalui tahapan seleksi seperti personil Satpol PP tenaga honorer kontrak lainnya. (*)

Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved