Saharudin Ikhlas, Jenazah Sudiarti di Makamkan di Malaysia

"Kami pasrah saja, karena jaraknya jauh antara Malaysia dengan Indonesia (Belitung). Apalagi lagi, perekonomian , batas kemampuan kami..."

Saharudin Ikhlas, Jenazah Sudiarti di Makamkan di Malaysia
posbelitung.co/ suharli
Saharudin, abang dari allmarhumah Sudiarti, TKI asal Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang meninggal di Malaysia. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR -- Saharudin, abang dari almarhumah Sudiarti, TKI asal Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Provinsi Kepulauan Bangka Bleitung (Bbael),  yang meninggal di Malaysia, mengaku dirinya dapat kabar berita duka tersebut dari keponakan yang ada di Batam.

Hal tersebut disampaikannya ketika wartawan posbelitung.co, mengunjungi kediamannya di Dusun Arab II, Desa Kurnia Jaya, kecamatan Manggar, Beltim, Sabtu  (15/9/2018).

Sebelumnya, diketahui jenazah almarhumah Sudiarti tertahan di hospital Kuala Lumpur dan tidak bisa keluar, karena pihak keluarga tidak mempunyai uang untuk menebus biaya perawatan Rumah Sakit sebesar RM 6441 dan sempat viral di media sosial Facebook.

"Saya juga tahu informasi bahwa adiknya sakit parah baru-baru ini," kata Saharudin.

Baca: Jenazah Sudiarti, TKI Asal Babel Akhirnya Dimakamkan di Malaysia

Saharudin mengatakan, suami dari adiknya tersebut sudah meninggal, hingga adiknyalah yang menjadi tulang punggung keluarga di Malaysia.

Terkait dikebumikan di Malaysia, Saharudin mengaku hanya bisa pasrah karena memikirkan jaraknya yang jauh.

"Kami pasrah saja, karena jaraknya jauh antara Malaysia dengan Indonesia (Belitung). Apalagi lagi, perekonomian , batas kemampuan kami, ya cuma sumbangan sedikit-sedikit kami kumpulkan," ujar Saharudin.

Saharudin mengatakan, almarhumah adiknya sudah merantau dan bekerja di Malaysia sejak tahun 1990. 

"Jadi kerja disana, ikut dengan suaminya sekeluarga, ketika suaminya meninggal, jadi dia sendiri yang menghidupi kedua anaknya yang di Malaysia sambil bekerja," ujar Saharudin

Baca: Minuman Unik Khas Finlandia Kopi Jamur, Dipercaya Menyehatkan Tanpa Memiliki Efek Samping

Ia juga mengaku sudah lama tidak berjumpa, hanya komunikasi lewat telpon.

Untuk pulang ke Belitung sendiri menurut Saharudin sejak merantau belum pernah, adiknya tersebut hanya sampai ke Batam saja, karena ada keluarga di Batam juga. (*)

Penulis: Suharli
Editor: asmadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved