ADVERTORIAL

Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR, Puluhan Ribu Anak di Beltim Sudah Divaksin MR

KAMPANYE dan introduksi imunisasi MR (campak dan rubella) yang dilakukan Dinas Kesehatan dan DKPPKB Kabupaten Belitung Timur

Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR, Puluhan Ribu Anak di Beltim Sudah Divaksin MR
Posbelitung.co/ist
KAMPANYE IMUNISASI MR-Beberapa anak menerima vaksin imunisasi MR oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur saat menggelar kampanye dan introduksi imunisasi MR (campak dan rubella) di Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO - KAMPANYE dan introduksi imunisasi MR (campak dan rubella) yang dilakukan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) di Kabupaten Beltim berjalan dengan baik.

Puluhan ribu anak telah menerima vaksin imunisasi MR yang didapatkan secara gratis.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKPPKB Kabupaten Beltim Supeni, menjelaskan, sampai dengan minggu keempat September 2018 cakupan imunisasi MR untuk Kabupaten Beltim sudah di atas 70 persen.

“Alhamdulillah semakin hari semakin meningkat, dari jumlah sasaran 30.076 anak, sudah 20 ribu anak lebih yang sudah diimuni­sasi. Itu artinya kesadaran masyarakat di Beltim untuk memberikan imunisasi kepada anaknya sudah semakin meningkat,” kata Supeni, Senin (24/9/2018).

Supeni menceritakan, banyaknya kendala yang dialami di lapangan mulai dari penolakan dan masalah sertifikasi vaksin yang menjadi polemik.

Guna mencapai target dari pemerintah pusat sebesar 95 persen, hingga saat ini DKPPKB Beltim terus gencar melakukan sosia­lisasi ke puskesmas dan ke sekolah-sekolah di seluruh kecamatan dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Beltim.

“Banyak sekali hambatannya dari mulai penolakan karena ketidaktahuan dan mendengar dari medsos yang banyak juga hoaksnya. Dan masalah sertifikasi vaksin, tapi Alhamdulillah dari MUI pusat melalui fatwa­nya bahwa imunisasi MR ini mubah,” ujar Supeni.

Supeni menambahkan, imunisasi MR yang diberikan untuk anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun ini diberikan secara gratis dengan efek samping yang hampir tidak ada.

Namun apabila setelah 24 jam imunisasi anak mengalami hangat badan atau efek samping ringan, dapat langsung dibawa ke puskesmas untuk segera ditangani.

Atas capaian cakupan imunisasi MR di Kabupaten Beltim, DKPPKB Beltim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut terlibat.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved