ADVERTORIAL

Bupati Belitung Tawarkan Peluang Investasi ke Puluhan Investor Singapura

BUPATI Belitung menawarkan berbagai peluang investasi di Kabupaten Belitung kepada puluhan investor asal Singapura

Bupati Belitung Tawarkan Peluang Investasi ke Puluhan Investor Singapura - dubes-ri_20180926_094414.jpg
Posbelitung.co/ist
DUBES RI untuk Singapura, bupati, investor serta undangan lainnya foto bersama.
Bupati Belitung Tawarkan Peluang Investasi ke Puluhan Investor Singapura - dubes-ri_20180926_094446.jpg
Posbelitung.co/ist
DUBES RI untuk Singapura, bupati, investor serta undangan lainnya foto bersama

POSBELITUNG.CO - BUPATI Belitung H Sahani Saleh menawarkan berbagai peluang investasi di Kabupaten Belitung kepada puluhan investor asal Singapura pada pertemuan di ruang sidang Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Belitung, Selasa (25/9/2018). 

Hadir dalam pertemuan tersebut Duta Besar (Dubes) RI untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya yang sengaja datang ke Kabupaten Belitung, unsur pimpinan PT Meeting Tomorrow’s Need’s (MTN) Bersatu Sukses.

Turut hadir Asisten I Setda Pemkab Belitung, Mirang Uganda, Asisten I Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yulizar, Staf Khusus Pemda Belitung H Edi Kodri (Buyung) serta sejumlah pejabat teras di lingkungan Belitung.

Dalam pertemuan itu Sanem memaparkan beberapa peluang bisnis di Belitung seperti airport development, KEK Tanjung Kelayang, industri manufaktur, marina beach construction, island tourism development centre.

“Mereka (Investor) mewakili lembaga yang menangani pariwisata, dan lembaga yang membicarakan tentang potensi investasi berupa infrastruktur serta pertanian,” kata I Gede Ngurah Swajaya kepada Pos Belitung usai melakukan pertemuan, Selasa (25/9/2018).

Menurut Gede Ngurah, peluang investasi itu cukup besar di Belitung terutama bidang pariwisata, pertanian dan infrastruktur.

Investor akan ikut membantu mengembangkan sarana pelabuhan dan Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan sebagai pintu masuk di Kabupaten Belitung.

“Kami akan langsung ke lapangan, agar mereka bisa melihat langsung apa saja nanti yang ingin mereka investasikan di Belitung. Setelah ada penerbangan reguler tanggal 29 Oktober 2018 nanti dari Singapura-Tanjungpandan, baru bisa merealisasikan apa saja investasi yang bisa dilaksanakan di Belitung,” katanya.

Pemkab Belitung sendiri menawarkan investasi di sektor pariwisata, perkebunan dan sarana perhubungan.

“Belitung sebetulnya sudah siap untuk perdagangan rempah-rempah, tinggal bagaimana tindaklanjutnya. Nah kalau perkebunan lebih ke perkebunan rakyat, seperti kunyit, lengkuas dan itu justru yang membuat mereka tertarik. Mereka tidak membawa mentahnya, tapi sudah berbentuk kemasan,” kata Sanem.

Kata Sanem, para investor itu akan kembali ke Belitung untuk membi­carakan investasi tersebut. Menurut Sanem, mereka sangat tertarik dengan Belitung terlebih ada dukungan penerbangan reguler dari Singapura-Tanjungpandan.

“Inilah ketertarikan mereka, dan peluang investasi itu sudah jelas kemana arahnya. Jadi bukan hanya investasi di bidang pariwisata saja, tapi ada yang lainnya juga,” katanya.

Asisten I Setda Pemprov Bangka Belitung Yulizar mewakili Gubernur Bangka Belitung menyambut baik kedatangan para investor tersebut. Ini merupakan moment yang luar biasa untuk mengembangkan daerah. (adv/n3).

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved