Bandar Narkoba Bangka Ditembak, Polisi Sita 1 Kg Ganja

Bandar Narkoba di Pulau Bangka terciduk lagi. Polisi menemukan barang bukti (BB) 1 Kg narkotika jenis ganja, dibungkus lakban

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Bandar Narkoba di Pulau Bangka terciduk lagi. Polisi menemukan barang bukti (BB) 1 Kg narkotika jenis ganja, dibungkus lakban.

Pelaku bungkam saat diintrogasi soal asal-usul barang, dan siapa aktor pengendali sindikat ini. Bahkan ia mencoba melawan dan melarikan diri sehingga ditembak pada bagian kaki.

Penangkapan bandar bernama Sulianto alias Yanto alias Sulis (30), berawal adanya informasi transaksi barang haram di Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat Bangka, Kamis (27/9/2018) petang. Mendengar kabar ini, Tim Gabungan Satnarkoba dan Satreskrim Polres Bangka meluncur melakukan penyelidikan.

Informasi tersebut membuahkan hasil setelah tim melihat seorang pria yang dicurigai gerak-geriknya. Pria yang dimaksud mengendari sepeda motor Yamaha F1ZR Nopol 69*.* HL.

Setelah merasa yakin, polisi langsung mengejarnya. Namun pelaku diduga tahu ia sedang dibuntuti sehingga langsung membuang sebuah bungkusan lakban kuning ke semak-semak.

Aksi penyergapan berlangsung cepat di Jl Ponpes H Nawi RT 01 Dusun 01 Desa Kemuja Kecamatan Mendobarat Bangka. Polisi tak hanya membekuk pelaku, namun berhasil menemukan barang bukti bungkusan yang dibuang ke semak-semak tadi. Pelaku tak berdaya saat bungkusan yang dimaksud dibuka, berisi daun kering jenis ganja.

Sayang, ia tetap tutup mulut ketika diintrogasi petugas. Polisi terus memaksa, namun pelaku tak juga 'bernyanyi'. Hingga akhirnya, penyelidikan berujung suara letusan senjata api (senpi). Sulianto alias Yanto alias Sulis pun tersungkur ketika kaki kanannya ditembak polisi.

Sementara itu, data yang berhasil dihimpun Bangka Pos Group, Kamis (27/9/2018) malam diketahui, Sulianto alias Yanto alias Sulis (30) merupakan warga yang berdomisili di Gg Duku Paritlalang Rangkui Pangkalpinang.

Pantauan Bangka pos Groups, Kamis (27/9/2018) malam, polisi langsung membawa pelaku ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat Bangka, untuk mengobati luka tembak di kaki pelaku.

Tak lama setelah itu, pelaku digiring ke Mapolres Bangka guna pemeriksaan oleh Penyidik Satnarkoba Kantor Kepolisian Resort setempat.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kasat Narkoba AKP Albert DH Tampubolon ditemui usai penangkapan, Kamis (27/9/2018) malam, awalnya belum bersedia memberikan keterangan rinci. Alasan Kasat, tim masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut terkait kasus ini. Kasat baru memberikan penjelasan resmi keesokan harinya, Jum'at (28/9/2018).

Intinya, mengenai penangkapan Sulianto alias Yanto alias Sulis, bermula adanya informasi masyarakat.

"Berawal informasi dari informan terkait peredaran narkoba jenis ganja di Wilayah Kecamatan Mendobarat sehingga Satres Narkoba melakukan undercover buy guna melacak jaringan tersebut, pada hari Kamis Tanggal 27 September 2018 sekira pukul 14.30 WIB," katanya.

Upaya penyamaran polisi membuahkan hasil. Pelaku keluar dari sarang, dan langsung disergap. Polisi mengklaim, penangkapan pelaku mendapat perlawanan. Pelaku juga berusaha melarikan diri ketika akan disergap sehingga ditembak pada betis kanannya.

"Karena melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri (sehingga ditembak -red)," tegas Kasat. (Berikut video kondisi pelaku, Sulianto alias Yanto alias Sulis, saat digelandang ke Mapolres Bangka usai penangkapan, Kamis (27/9/2018) malam).(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help