Panorama Menakjubkan, Singgah Sejenak di Pulau Nanas

Pulau kecil berada pada sebuah teluk, memiliki panorama yang begitu menakjubkan

Panorama Menakjubkan, Singgah Sejenak di Pulau Nanas
ist
Juan dan kawan-kawan saat berada di Pulau Nanas Bangka Belitung 

POSBELITUNG.CO-- Pulau kecil berada pada sebuah teluk, memiliki panorama yang begitu menakjubkan. Belasan tahun silam, pulau ini sering dikunjungi oleh para pejabat, termasuk di antaranya Almarhum Eko Maulana Ali, ketika ia masih menjabat Bupati Bangka, sebelum menjadi Gubernur Babel.

Bersama Tim Redaksi Bangka Pos kala itu, Eko dan para pejabat di jajaran Pemkab Bangka terlihat senang mengunjungi pulau ini. Pulau tersebut tampak asri dan berair jernih.

Pasir pantai yang mengelilingi pulau terlihat bersih. Tak heran jika daratan kecil yang dinamakan Pulau Nanas tersebut, sering didatangi wisatawan lokal, maupun luar daerah.

Dulu Pulau Nanas lebih dikenal sebagai pulau yang masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Belinyu Bangka. Namun setelah pemekaran wilayah, pulau ini kemudian jadi wilayah administratif Kabupaten Bangka Barat.

Juan dan kawan-kawan saat berada di Pulau Nanas Bangka Belitung.
Juan dan kawan-kawan saat berada di Pulau Nanas Bangka Belitung. (ist)

Walau tak seasri dulu, namun masih ada wisawatan yang datang. Seperti yang dilakukan oleh Juan dan kawan-kawan. Kelompok anak muda asal Belinyu Bangka ini sengaja naik perahu menyerangi Teluk Kelabat agar sampai di Pulau Nanas.

Menikmati masa liburan, mandi air laut sambil selfi, mereka kemudian mengirimkan hasil karya foto ke redaksi harian ini.

"Kami naik perahu dari Pelabuhan Tanjunggudang Belinyu ke Pulau Nanas. Kondisi pulau ini masih alami belum ada sentuhan bangunan (permanen) apapun. Sayang kondisi air lautnya sekarang mulai banyak lumpur," kata Juan kepada Bangka Pos, Sabtu (29/9).

Perjalanan menggunakan perahu dari Tanjunggudang Belinyu ke Pulau Nanas sekitar 30 menit. Pulau ini dulunya merupakan ladang warga untuk berkebun. Konon khabarnya, banyak pohon nanas tumbuh di pulau itu, sehingga akhirnya disebut Pulau Nanas.

Beberapa warga lainya menjadikan pulau selain sebagai tempat rekreasi, juga sebagai spot mancing pinggir pantai.

Juan dan kawan-kawan saat berada di Pulau Nanas Bangka Belitung.
Juan dan kawan-kawan saat berada di Pulau Nanas Bangka Belitung. (IST)

"Dulu Pulau Nanas ini tempat orang berkebun. Tapi lambat laun orang tidak ada lagi yang berkebun disitu. Pulau ini seringkali dijadikan sebagai tempat kemah bagi anak-anak muda, juga lokasi mancing ikan," kata Juan memastikan tak ada pemukiman penduduk di pulau penuh sejarah yang dimaksud.

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Bangka Barat, Suwito dihubungi Bangka Pos, Sabtu (29/9) memastikan, berdasarkan Undang-Undang Pembentukan Kabupaten Bangka Barat, disebutkan Pulau Nanas menjadi bagian wilayah ini. Ia tak menyangkal Pulau Nanas memang belum tersentuh pembangunan.

"Karena kita lebih fokus mengembangkan pariwisata yang berbasis masyarakat," katanya.

Namun demikian, walau Pulau Nanas belum digarap secara optimal, kawasan yang dimaksud merupakan potensi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri. "Kalau dibilang destinasi mungkin belum, namun yang jelas itu potensi," katanya.(*)

Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved