Egy Maulana Layak Main di Ajax Amsterdam, Begini Penjelasan Media Belanda

Media tersebut membuat judul artikel dengan kutipan yang pernah dikatakan pemain timnas U-19 Indonesia itu.

Egy Maulana Layak Main di Ajax Amsterdam, Begini Penjelasan Media Belanda
DOK TWITTER @LechiaGdanskSA
Aksi penyerang Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri ((kiri), dalam pertandingan uji coba menghadapi klib Ukraina, Karpaty Lviv, di Stadion Energa Gdansk, Polandia, pada Minggu (9/9/2018). 

POSBELITUNG.CO - Nama pemain asal Indonesia, Egy Maulana Vikri masuk ke dalam program #talentscout yang dirilis oleh Voetbalzone, salah satu media asal Belanda pada Selasa (2/10/2018).

Media tersebut membuat judul artikel dengan kutipan yang pernah dikatakan pemain timnas U-19 Indonesia itu.

"Saya marah ketika mereka melihat saya sebagai sebuah produk."

Kalimat tersebut diutarakan Egy lantaran nama besarnya sering disebut sebagai produk pemasaran oleh media.

Voetbalzone menyoroti prestasi Egy ketika berhasil mendapat penghargaan 'Jouer Revelation Trophee' pada Turnamen Toulon 2017. Mereka menyebut pemain kelahiran Medan tersebut memiliki kecepatan, dribel serta kelincahan.

Laman media Belanda Voetbalzone yang memberitakan bakat Egy Maulana Vikri
Laman media Belanda Voetbalzone yang memberitakan bakat Egy Maulana Vikri (Voetbalzone.nl)

Media asal Belanda tersebut juga menyatakan jika Egy Maulana layak mendapatkan tempat bermain di salah satu klub besar di Belanda, yaitu Ajax Amsterdam, dengan mengutip pernyataan wartawan Goal, Tegar Paramartha.

"Apakah Egy Maulana bisa jadi amunisi bagus di Ajax? Saya rasa iya. Ajax menjadi tujuan yang bagus karena Ajax mengerti betul soal pengembangan pemain muda," ujar dilansir BolaSport.com dari Voetbalzone.

Voetbalzone turut menyoroti keputusan Egy bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk. Padahal pemain jebolan SKO Ragunan itu mendapat tawaran dari klub-klub besar seperti Saint-Etienne, Espanyol, Benfica, sampai Ajax.

"Agen Egy sering mengeluarkan pernyataan tak jelas dengan menyebutkan ia diminati Benfica, Ajax dan Real Madrid. Namun Saint-Etienne menjadi klub paling masuk akal karena Egy sempat melakukan trial," ujar Tegar.

Meski punya nama panggilan Egy Messi, namun Tegar menyebut jika Egy lebih bermain seperti Kylian Mbappe karena bisa bermain di sisi pinggir penyerangan.

"Keduanya (Egy dan Mbappe) punya dribel baik dan punya kemampuan bermain di sisi," tambahnya.

Editor: edy yusmanto
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help