Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2018 di Belitung, PDGI Ajak Siswa SD Rawat Gigi

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Belitung menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018 di SD Negeri 20 Tanjungpandan

Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2018 di Belitung, PDGI Ajak Siswa SD Rawat Gigi
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan. 

POSBELITUNG.CO--Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Belitung menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018 di SD Negeri 20 Tanjungpandan, Sabtu (8/10/2018). Ini dalam rangka mendukung tercapainya Indonesia Sehat Bebas Karies 2030.

Ketua PDGI Belitung, Suhartati dalam sambutannya mengatakan, merujuk hasil screening yang dilakukan pada siswa SD di Belitung pada 2018, menunjukkan gigi berlubang atau karies mencapai 90 persen dari jumlah siswa. Angka ini cukup memprihatinkan, sehingga pihaknya melakukan berbagai upaya promotif dan preventif, mengedukasi anak agar berperilaku menjaga kesehatan gigi.

Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan.
Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan. (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

"Ada tiga kegiatan yang kami lakukan, yakni edukasi tujuh kebiasaan hidup bersih dan sehat, pemeriksaan gigi dan mulut, serta sikat gigi bersama," katanya.

Kegiatan bertema "Bahaya Konsumsi Zat Gula Tersembunyi terhadap Kerusakan Gigi" itu juga memiliki arti agar setelah menyikat gigi malam hari, tidak boleh mengonsumsi makanan lain seperti kerupuk, keripik, dan makanan ringan lainnya.

Karena walaupun tidak manis namun tetap mengandung zat gula tersembunyi yang dapat merusak gigi.

Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan.
Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan. (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Rencananya para dokter akan kembali ke sekolah tersebut pada 27 Oktober mendatang. Hal ini dilakukan 21 hari usai edukasi kebiasaan menyikat gigi yang baik dan benar untuk mengetahui hasil dari kegiatan yang telah dilakukan.

"Ini berdasarkan penelitian bahwa melalui pembiasaan selama 21 hari dapat mengubah perilaku anak," ucapnya.

Suhartati pun berharap kegiatan yang diadakan di dua sekolah yakni SD Negeri 20 Tanjungpandan dan SD Negeri 25 Tanjungpandan ini dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam menjaga kesehatan gigi.

"Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi siswa, para orang tua, guru, dan masyarakat agar terus peduli akan kesehatan gigi dan mulut," ujarnya.

Bupati Belitung saat tiba di lokasi acara disambut para siswa
Bupati Belitung, Sahani Saleh saat tiba di lokasi acara disambut para siswa (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Kepala SD Negeri 20 Tanjungpandan Halmaria berterima kasih kepada PDGI atas kegiatan yang digagas. Ia berharap para siswa akan selalu mengingat pentingnya menyikat gigi.

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Suhandri turut hadir dalam acara ini. Sanem membuka secara resmi BKGN ini.

"Semoga generasi masa depan Belitung menjaga kesehatan gigi apalagi gigi merupakan satu di antara komponen penting pada makhluk hidup," katanya.

Pada kegiatan ini, para dokter gigi juga menjelaskan pada siswa-siswi mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar. Sekitar 827 siswa pun turut sikat gigi sembari dibimbing para dokter gigi. (adv/q2)

Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan.
Suasana Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di SD Negeri 20 Tanjungpandan. (Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved