Tolong Petani, Aksan Minta Pemprov Kumpulkan Data Petani Sawit di Babel

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan meminta Dinas Pertanian Babel memberikan data jumlah petani sawit mandiri.

Tolong Petani, Aksan Minta Pemprov Kumpulkan Data Petani Sawit di Babel
Bangka Pos/Fery Laskari
Pasli alias Kancil (43), buruh harian asal Desa Sempan Kecamatan Pemali Bangka sedang memetik tandan buah segar (TBS) di kebun sawit milik seorang juragan di Desa Deniang Kecamatan Riausilip Bangka. 

POSBELITUNG.CO--Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bangka Belitung, Aksan Visyawan meminta Dinas Pertanian Babel memberikan data jumlah petani sawit mandiri.

Data ini kata Aksan akan dibawa ke Kementrian Pertanian RI. Pasalnya, harga TBS sawit khususnya petani di Bangka Belitung lebih rendah dibandingkan dengan daerah lainnya.

“Mana datanya. Ini penting dan masalah yang serius kalau ingin membantu petani sawit khususnya yang petani mandiri atau swasta di Bangka Belitung ini,” ujar Aksan kepada bangkapos.com, Kamis (11/10/2018).

Lanjutan Aksan, berdasarkan Permentan pabrik sawit hanya diperbolehkan membeli TBS sawit dari petani mandiri dan koperasi. Diluar aturan itu hanya kebijakan dari perusahaan saja.

Akan tetapi, dengan kondisi melimpahnya TBS milik perusahaan sawit dan mitranya harga sawit petani mandiri ini merosot.

“Kalau sesuai dengan permentan, pabrik hanya bisa membeli yang mitra dan koperasi. Yang jadi permasalahan sawit petani mandiri ini juga cukup banyak. Sementara daya tampung pabrik tidak cukup, untuk dari perkebunan mereka dan mitra juga sudah cukup banyak. Makanya kita minta ke pusat untuk diberikan perlakukan khusus,” jelas Aksan.

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help