SPG Akui Bayi yang Dibuangnya dari Lantai 3 Hasil Selingkuh dengan Pria Lain

Seorang SPB berinisial N (24) tega membuang bayinya dari lantai 3 sebuah gedung pusat perbelanjaan di kawasan Alun-alun Kota Magelang.

SPG Akui Bayi yang Dibuangnya dari Lantai 3 Hasil Selingkuh dengan Pria Lain
Tribunnews.com
N (kanan), SPG yang melempar bayinya dari ketinggian 12 meter. 

POSBELITUNG.CO, MAGELANG - Kepolisian resor (Polres) Magelang Kota masih memroses hukum N (24), wanita yang tega membuang bayinya dari lantai 3 sebuah gedung pusat perbelanjaan di kawasan Alun-alun Kota Magelang.

Kepala Satuan Reskrim Polres Magelang Kota AKP Rinto Sutopo menuturkan, N ditetapkan sebagai tersangka tunggal dan sudah ditahan di mapolres setempat sejak 5 Oktober 2018.

N, kata Rinto, mengaku nekat melempar bayi yang baru saja dilahirkannya itu karena panik persalinannya diketahui teman-temannya. N melahirkan di toilet lantai 3 gedung tempat ia bekerja.

"N masih bekerja di situ, tiba-tiba ia merasa sakit perut ingin melahirkan. Ia naik ke lantai 3, masuk ke toilet dan melahirkan normal sendirian, juga tanpa obat-obatan tertentu," jelas Rinto, Jumat (12/10/2018).

"Tapi ia panik karena di luar ada teman-temannya. Spontan ia melihat celah jendela lalu melempar bayinya. Ia tidak mau kehamilannya diketahui teman-temannya," lanjut Rinto.

Informasi yang diterima Rinto, N telah lama 'pisah ranjang' dengan suami sahnya. Sedangkan bayi yang dilahirkan, adalah hasil hubungan gelapnya dengan pria lain.

Saat ini N juga tengah menjalani pemeriksaan kesehatan jiwa oleh tim psikiater RSJ Prof Dr Soerojo Kota Magelang.

Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya.

"Pemeriksaan kejiwaan itu nanti untuk mengetahui apakah tersangka bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya atau tidak. Saat ini masih diobservasi oleh tim di RSJ Prof Dr Soerojo," ucap Rinto.

Sementara itu, sejauh ini kondisi bayi masih dalam pemantauan tim dokter RS Harapan Kota Magelang.

Secara umum, kesehatan bayi perempuan itu semakin membaik, bobotnya bertambah, dan sudah bisa minum air susu ibunya sendiri.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help