Diduga Depresi, Duda Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Korban sudah 25 tahun menduda dan diduga depresi. korban juga tidak mau menyusahkan keluarga dan memilih hidup sendiri.

Diduga Depresi, Duda Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
ist
Jajaran Polsek Simpangkatis melakukan olah TKP terhadap seorang laki laki yang diduga gantung diri disebuah pohon akasia, pada Minggu (14/10/2018) pagi. 

POSBELITUNG.CO--Jajaran Polsek Simpangkatis telah selesai melakukan olah TKP kepada Budi (59) yang diduga gantung diri di pohon akasia, pada Minggu (14/10/2018) pagi di Pondok kebun Desa Terak.

Kapolsek Simpang Katis AKP Raden Hasir mengatakan budi ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh warga ketika hendak pergi ke kebun nanas miliknya.

" Yang pertama kali menemukan tubuh korban adalah saudara Wawan yang saat itu hendak pergi melihat kebun nanasnya. Sesampai di lokasi kebunnya warga tersebut, melihat ada sepeda motor, kemudian dia melihat ada seorang laki-laki yang tubuhnya sudah menggantung di pohon akasia yang berada di sebelah pondok kebunnya," ujar Raden.

Melihat hal tersebut, Wawan kemudian segera melaporkan ke polsek Simpangkatis, yang kemudian dibantu warga segera menurunkan jenajah korban dan kemudian di bawa ke desa setempat.

Dari pemeriksaan, korban murni bunuh diri. Selain itu, lanjut Kapolsek berdasarkan informasi yang mereka himpun, korban sudah 25 tahun menduda dan diduga depresi. korban juga tidak mau menyusahkan keluarga dan memilih hidup sendiri.

"Berdasarkan keterangan dan informasi dari warga,  korban sudah 25 tahun menduda dan depresi, setelah itu korban merasa tidak mau menyusahkan keluarga dan hidup sendiri memutuskan untuk bunuh diri. Korban tinggal sendirian, ia telah dua kali menikah dan istri meninggal dunia,"ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help