ADVERTORIAL

AMB Wisuda 71 Mahasiswa Diploma III, Huzaidi Husin Berharap Silaturahmi Tetap Terjaga

AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10)

AMB Wisuda 71 Mahasiswa Diploma III, Huzaidi Husin Berharap Silaturahmi Tetap Terjaga - mahasiswa-amb-wisuda_20181030_092736.jpg
posbelitung.co/ist
AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10).
AMB Wisuda 71 Mahasiswa Diploma III, Huzaidi Husin Berharap Silaturahmi Tetap Terjaga - mahasiswa-amb-wisuda_20181030_092742.jpg
posbelitung.co/ist
AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10).

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10).

Lulusan tersebut berasal dari dua jurusan yakni masing-masing 48 wisudawan Manajemen Administrasi dan 23 wisudawan Manajemen Informatika.

Dengan demikian jumlah alumni universitas yang beralamat di Jalan Telex Dalam, Desa Air Ketekok yang berdiri pada 2000 ini sudah mencapai 996 orang.

“Wisudawan-wisudawati hari ini merupakan pemuda-pemudi terbaik yang telah menyelesaikan proses pembelajaran kurang lebih tiga tahun,” kata Direktur AMB Huziadi Husin dalam sambutannya di hadapan wisudawan-wisudawati serta orangtua dan tamu undangan yang datang siang itu.

Meski secara formal bukan lagi berstatus sebagai mahasiswa, namun sudah menjadi alumni AMB, Huziadi berharap silaturahmi tetap terjaga.

Ikatan Keluarga Akademi Manajemen Belitung atau IKA-AMB pun dapat menjadi wadah agar hubungan alumni dan pihak kampus tak pernah terputus.

Ilmu yang didapat selama menempuh perkuliahan pun diharapkan mampu menjadi bekal dan membawa manfaat bagi pribadi, keluarga, dan bagi masyarakat.

AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10).
AKADEMI Manajemen Belitung (AMB) mewisuda 71 mahasiswa di Hotel Bahamas, Senin (29/10). (posbelitung.co/ist)

“Semoga bekal ini (ilmu) dapat digunakan untuk mengarungi kehidupan berikutnya yakni kehidupan nyata di masyarakat yang penuh tantangan dan persaingan,” ujarnya.

“Bisa bersaing dengan sarjana luar Belitung serta mampu menciptakan lapangan kerja baru bukan semata menjadi aparatur sipil negara,” imbuh Huziadi.

Pesannya seperti diajarkan Jenderal Soedirman, jangan bimbang menghadapi bermacam persoalan. Karena semakin dekat tercapainya cita-cita, maka semakin berat persoalan yang harus dihadapi.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved