Pria Asal Tanjungpandan Ini Ditemukan Tewas Dalam Sumur, Begini Kronologisnya

Seorang lelaki berinisal HC ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur belakang rumahnya

POSBELITUNG.CO - Seorang lelaki berinisal HC ditemukan sudah tak bernyawa di dalam sumur belakang rumahnya yang beralamat di Jalan Teuku Umar, RT 10 RW 003, Kelurahan Kampong Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (2/11/2018).

Tubuh pria berusia 42 tahun itu ditemukan pertama kali oleh Yessy anaknya dengan posisi tubuh terikat tali tambang tenggelam di sumur sekitar pukul 07.30 WIB.

Dokter melakukan visum terhadap jenazah HC (42) korban yang ditemukan tewas di dalam sumur rumahnya, Jalan Teuku Umar, RT 10 RW 003, Kelurahan Kampong Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (2/11/2018).
Dokter melakukan visum terhadap jenazah HC (42) korban yang ditemukan tewas di dalam sumur rumahnya, Jalan Teuku Umar, RT 10 RW 003, Kelurahan Kampong Damai, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (2/11/2018). (ist)

"Untuk sementara kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti ditambah hasil visum rumah sakit. Jadi belum bisa diambil kesimpulan dari kejadian tersebut," ujar Ps Kanit Tipidum, Satreskrim Polres Belitung Iptu Hendri Ginting kepada posbelitung.co.

Ia menjelaskan kronologis berawal saat Yessy mencari keberadaan korban dikarenakan tidak terlihat di dalam rumah. Lalu, Yessy berjalan ke belakang dan melihat pintu sudah terbuka.

Sesampainya di pekarangan belakang terlihat baju dan sandal korban serta seutas tali tambah yang sudah terikat pada pohon tidak jauh dari sumur. Sementara tali tambang tersebut terhubung ke lubang sumur.

Ternyata dugaan Yessy benar, setelah dirinya melihat ke dalam sumur, korban sudah tenggelam terikat pada tali tersebut.

"Melihat kejadian itu saksi lalu teriak meminta tolong dan keluarganya mulai datang. Lalu korban dievakuasi oleh Hendy adiknya tapi sayangnya kondisi korban sudah meninggal dunia," jelasnya Ginting.

Kemudian, pihak keluarga menghubungi polisi dan jajaran Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan olah TKP. Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Marsidi Judono Tanjungpandan untuk dilakukan visum.

Sumur tempat korban ditemukan.
Sumur tempat korban ditemukan. (ist)

Menderita Gegar Otak

Berdasarkan penuturan salah seorang kerabat, korban menderita gegar otak pasca mengalami kecelakaan. Oleh sebab itu, korban rutin mengonsumsi obat-obatan dari dokter.

Namun, kata dia, pihak keluarga tidak menyangka dan tidak mengetahui penyebab kejadian tersebut. Bahkan mereka terkejut setelah mengetahui korban ditemukan di dalam sumur.

"Memang dia ini ada gejala gegar otak karena pernah kecelakaan," ujar pria yang enggan disebutkan namanya itu saat ditemui di depan rumah korban.

Menurutnya, saat ini jenazah korban disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Anwar, Kelurahan Paal Satu, Kecamatan Tanjungpandan.

Kondisi korban
Kondisi korban (ist)
Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved