Literasi Dukung UNESCO Global Geopark Belitong

KASI Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Belitung Septi Anggraheni

Literasi Dukung UNESCO Global Geopark Belitong
Istimewa
Literasi Dukung UNESCO Global Geopark Belitong 

Literasi Dukung UNESCO Global Geopark Belitong
* Gerakan Literasi Geopark ke Sekolah-sekolah

KASI Pengembangan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Belitung Septi Anggraheni mengatakan pihaknya mendukung geopark Belitong menuju UNESCO Global Geopark (UGG) dari segi edukasi dan literasi.

Literasi yang merupakan kemampuan membaca, memahami, dan mengaktualisasikan bahan bacaan dapat diaplikasikan dalam upaya menciptakan karya geoproduct. Misalnya saja melalui kegiatan yang dilakukan pihaknya Rabu (31/10) lalu, yakni mengolah bahan alam seperti buah sagu dan cemara digabungkan dengan kain bekas hingga menghasilkan bros.

Mengajak pelajar SLB Negeri Tanjungpandan, Septi mengatakan dukungan terhadap geopark hendaknya dilakukan berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali pelajar dengan kapasitas khusus. Kreativitas pun diperlukan dalam membuat geoproduct yang bernilai ekonomi meski berasal dari bahan daur ulang. Septi pun berharap semakin banyak masyarakat yang peduli dengan melestarikan dan memberdayakan sumber daya alam (SDA).

“Kegiatan seperti ini merupakan literasi, membaca buku yang diwujudkan dalam suatu karya,” katanya.

Perpusatakaan sebagai lembaga yang berfungsi sebagai pusat informasi dan tempat pembelajaran sepanjang hayat, dalam perkembangannya harus melaksanakan layanan berbasis inklusi sosial. Bukan sekedar membaca buku, tapi bertransformasi agar bermanfaat yakni pelayanan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Mendukung geopark Pulau Belitung menuju UNESCO Global Geopark pada 2019, juga mengajak peran serta masyarakat dalam konservasi dan pendayagunaan pelaksanaan geopark untuk tujuan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat berkelanjutan.

Maka peranan literasi dalam pengedukasian masyarakat termasuk pelajar penting untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi geopark Belitong.

“Oleh sebab itu perpustakaan umum daerah Kabupaten Belitung menyelenggarakan gerakan literasi geopark ke sekolah-sekolah dan pendidikan pemustaka yg berbasis inklusi sosial dalam berbagai bidang dengan sebagian temanya adalah literasi Geopark Belitong,” jelas Septi.

Pendidikan pemustaka merupakan program pengembangan minat baca bertemakan ‘Dari Buku Wujudkan Karya’ dimana selain literasi geoproduct juga diadakan pendidikan pemutaka teknik jurnalistik. Kegiatan ini mengolaborasikan kemampuan membaca, memahami, dan menuliskan kembali tentang pembelajaran geopark Belitong. Bahan kegiatan ini dilakukan dengan mengajak pelajar SMP dan bekerjasama dengan Harian Pos Belitung.

Halaman
12
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved