Pemkab Belitung Terima National Procurement Award

PEMERINTAH Kabupaten Belitung menerima National Procurement Award Kategori Komitmen Penerapan Standar Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Pemkab Belitung Terima National Procurement Award
Istimewa
Pemkab Belitung Terima National Procurement Award 

Pemkab Belitung Terima National Procurement Award
* Kategori Komitmen Penerapan Standar LPSE : 2014
* LPSE Kabupaten Belitung Penuhi 17 Standar LKPP

PEMERINTAH Kabupaten Belitung menerima National Procurement Award Kategori Komitmen Penerapan Standar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) 2014.

Penghargaan tersebut diumumkan setelah rapat koordinasi nasional (rakornas) Pengadaan Barang/Jasa PemerintahTahun 2018, Selasa (30/10) lalu, di Sabuga Center Institut Teknologi Bandung (ITB).

Rakornas tersebut menjadi forum terbesar bagi pemangku kepentingan, praktisi pengadaan, asosiasi untuk mendiskusikan isu-isu pengadaan, baik kebijakan, inovasi, pengembangan dan penerapan teknologi informasi, hingga berbagai pemikiran.
Sekda Kabupaten Belitung Karyadi Sahminan menerima langsung award yang diserahkan oleh Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Prabowo.

Pemkab Belitung menerima penghargaan ini bersama 49 LPSE lainnya pada kategori yang sama. LPSE Kabupaten Belitung sejak tahun 2017 telah memenuhi 17 standar yang telah ditentukan oleh LKPP. LPSE Kabupaten Belitung merupakan LPSE Kabupaten pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendapatkan standardisasi tersebut.

Khusus Kabupaten Belitung, 17 standardisasi LPSE yang sudah diterapkan tersebut kini sudah teruji kematangannya. Mulai dari anggaran hingga keamanan Unit LPSE yang ada di Pemkab Belitung.

Kepala LKPP Agus Prabowo dalam sambutannya mengatakan, LKPP akan menghadapi tantangan baru untuk melakukan digitalisasi proses bisnis pengadaan ke depan. Ini semakin diperlukan seiring dengan tuntutan pelaksanaan pengadaan yang mudah, cepat, dan terpercaya.
Pada 10 tahun pertama, LKPP telah sukses melakukan elektronisasi pengadaan, misalnya melalui pengembangan aplikasi LPSE dan e-katalog. Dukungan teknologi informasi itu membuat pengadaan tidak lagi dilakukan secara manual, sehingga berdampak pada kemudahan dan percepatan pelaksanaan pengadaan.

Perkembangan teknologi sekarang memungkinkan pengaplikasian big data, cloud computing, artificial intelligence, bahkan blockchain, dalam proses bisnis pengadaan. Pemanfaatan blockchain, misalnya, dapat meningkatan pelibatan banyak pihak maupun database secara berjejaring. Dengan demikian, sebuah transaksi tidak lagi bergantung pada satu sumber data, melainkan bisa diperoleh dari banyak sumber yang tergabung ke dalam jaringan.

Pada Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2018, penerapan teknologi blockchain menjadi isu utama. Selain itu juga diluncurkan aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 4.3.

Rakornas digelar pada 30-31 Oktober 2018. Seminar dan diskusi panel ini mengangkat tema Perubahan Paradigma Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Pemateri pada rakor tersebut berasal dari berbagai profesi dan keahlian, seperti pakar logistik dari Singapura, LKPP, KPK dan APH. Tahun 2019 mendatang, proses pemilihan penyedia di Kabupaten Belitung akan menggunakan Aplikasi SPSE 4.3 yang meliputi e-Tender, e-Seleksi, e-Katalog, dan e-Pengadaan Langsung. (adv)

Standardisasi LPSE : 2014 Meliputi :
- Standar Kebijakan Layanan
- Standar Pengorganisasian Layanan
- Standar Pengelolaan Aset Layanan
- Standar Pengelolaan Risiko Layanan
- Standar Pengelolaan Layanan Helpdesk
- Standar Pengelolaan Perubahan
- Standar Pengelolaan Kapasitas
- Standar Pengelolaan Sumber Daya Manusia
- Standar Pengelolaan Keamanan Perangkat
- Standar Pengelolaan Keamanan Operasional Layanan
- Standar Pengelolaan Keamanan Server dan Jaringan
- Standar Pengelolaan Kelangsungan Layanan
- Standar Pengelolaan Anggaran Layanan
- Standar Pengelolaan Pendukung Layanan
- Standar Pengelolaan Hubungan dengan Pengguna Layanan
- Standar Pengelolaan Kepatuhan
- Standar Penilaian Internal (*)

Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved