186 Kantong Jenazah Diterima RS Polri, Tapi Belum Tentu Mewakili Satu Individu

Proses pencarian korban pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat diperpanjang hingga dua hari ke depan

186 Kantong Jenazah Diterima RS Polri, Tapi Belum Tentu Mewakili Satu Individu
Warta Kota/Alex Suban
Peralatan dokter untuk otopsi jenazah di Posko Post Mortem Kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP JT610 yang dibuat di RS Bhayangkara RS Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (2/11/2018) 

186 Kantong Jenazah Diterima RS Polri, Tapi Belum Tentu Mewakili Satu Individu

POSBELITUNG.CO - Proses pencarian korban pesawat Lion Air PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat diperpanjang hingga dua hari ke depan, hingga saat ini sudah 186 kantong jenazah yang masuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Dari 186 kantong yang diperiksa, telah diambil 209 sample dna post mortemnya.

Namun rupanya dari 186 kantong jenazah tersebut belum tentu mewakili satu individu.

"Kantong jenazah tidak mewakili jumlah individu. Bukan berarti 186 kantong jenazah satu individu, tapi lebih satu individu," kata Vice DVI Commander Kombes Pol, Triawan Marsudi, Kamis (8/11/2018).

Dikatakan Triawan, pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati masih menunggu temuan-temuan dan kiriman dari pihak Basarnas dalam hak evakuasi.

Jika ditemukan adanya jenazah tentunya pihak RS Polri akan segera melakukan pengecekan dan pencocokan data yang ada.

Hingga saat ini Rumah Sakit Polri Kramat Jati sudah mengidentifikasi sebanyak 51 jenazah korban pesawat Lion Air tersebut, diantaranya 40 laki-laki dan 11 perempuan.

Sehingga saat ini masih ada 138 korban yang belum teridentifikasi, pihaknya terus berupaya mengidentifkasi para korban yang sudah masuk di post mortem.

"Tergantung basarnas yang dievakuasi, sampai disini itu yang kita lakukan identifikasi," katanya. (JOS)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul 186 Kantong Jenazah yang Diterima RS Polri Belum Tentu Mewakili Satu Individu, http://wartakota.tribunnews.com/2018/11/08/186-kantong-jenazah-yang-diterima-rs-polri-belum-tentu-mewakili-satu-individu.
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi

Editor: Evan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved