Rayakan HUT ke-26, Direktur Operasional dan Sistem Informasi IPC Mengajar di Kampus AMB

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC akan genap berusia 26 tahun pada Desember 2018.

Rayakan HUT ke-26, Direktur Operasional dan Sistem Informasi IPC Mengajar di Kampus AMB
posbelitung.co/dede s
Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC Prasetyadi didampingi General Manager IPC Cabang Tanjungpandan Nurkholis Lukman menyerahkan bantuan kepada Direktur AMB Huziadi dalam acara IPC Mengajar HUT ke 26 IPC, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC akan genap berusia 26 tahun pada Desember 2018.

Selama 26 tahun pula perjalanan IPC berkontribusi untuk Indonesia melalui bisnis utamanya di bidang jasa kepelabuhanan dengan pengelolaan 12 cabang pelabuhan di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, IPC ingin memberi nilai lebih kepada negeri ini melalui penyelenggaraan serangkaian kegiatan perayaan HUT IPC, salah satunya melalui program IPC Mengajar.

Direktur Operasi dan Sistem Informasi IPC Prasetyadi didampingi General Manager IPC Cabang Tanjungpandan Nurkholis Lukman hadir meluangkan waktu di tengah rutinitas untuk mengajar mengenai pelabuhan, memberikan bantuan pendidikan kepada mahasiswa dan bantuan sarana pendidikan serta memotivasi mahasiswa di Akademi Manajemen Belitung (AMB).

“Direksi Mengajar merupakan keterlibatan IPC secara nyata dalam memajukan pendidikan di negeri ini dan mempersiapkan our future leaders. Kegiatan ini telah kami lakukan secara berkelanjutan sejak lima tahun lalu, baik melalui sesi Direksi Mengajar, bantuan pembangunan sarana pendidikan dan bantuan pendidikan yang kami distribusikan ke berbagai daerah di seluruh Indonesia” ujar Prasetyadi kepada posbelitung.co, Kamis (8/11/2018).

Ia mengatakan IPC Mengajar merupakan program yang dilakukan oleh Jajaran Direksi IPC ke universitas untuk menyampaikan updated informasi tentang perkembangan maritim Indonesia khususnya di sektor kepelabuhanan.

Harapannya generasi milenial dapat mengetahui fungsi strategis pelabuhan khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian nasional dalam upayanya menurunkan disparitas harga yang diterjemahkan dengan perkuatan jalur logistik laut serta di perkuatan infrastruktur pelabuhan.

Selain berbagi ilmu, motivasi dan inspirasi, Prasetyadi sebagai perwakilan IPC menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Direktur AMB Huziadi.

Bantuan tersebut terbagi dua yaitu dana untuk infrastruktur sebesar Rp 150 juta dan bea siswa sebesar Rp 50 juta untuk 10 mahasiwa terpilih.

“Indonesia dengan berbagai perkembangannya tentu akan memiliki tantangan yang semakin besar kedepannya. Sudah menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa untuk berkontribusi mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa ini. IPC akan terus menyulut optimisme dan mendorong potensi anak-anak Indonesia di berbagai pelosok negeri ini. IPC untuk Indonesia.” ujar Prasetyadi.

Ia menambahkan sebagai korporasi yang memegang peranan penting di bidang logistik dan kepelabuhanan, IPC terus tumbuh dan mampu bersaing dengan berkembang menjadi pengelola pelabuhan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan sesuai dengan visi perusahaan.

Menurutnya memasuki usia 26 tahun, IPC telah melalui perjalanan yang panjang dan teruji serta berhasil melewati berbagai tantangan maupun krisis dengan terus memperbaiki diri melalui upaya peningkatan kualitas soft dan hard infrastruktur, peningkatan tata kelola dan manajemen perusahaan, penerapan proses bisnis dan manajemen risiko yang baik serta inovasi produk dan jasa kepelabuhanan.

"Upaya-upaya tersebut berjalan beriringan sehingga dapat terus menumbuhkan kepercayaan pengguna jasa, mitra kerja, investor dan stakeholder lainnya," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved