6 Fakta Gempa Bumi di Mamasa Sulbar Sepekan Terakhir, Warga Panik hingga Mengungsi

Gempa bumi bermagnitudo 5,2 SR mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (7/11/2018).

6 Fakta Gempa Bumi di Mamasa Sulbar Sepekan Terakhir, Warga Panik hingga Mengungsi
(KOMPAS.com/JUNAEDI)
Lapangan dan ruang terbuka di Mamasa, Sulawesi Barat, dipenuhi pengungsi pascagempa, Selasa (6/11/2018) dinihari tadi. 

POSBELITUNG.CO-- Gempa bumi bermagnitudo 5,2 SR mengguncang wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (7/11/2018).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa tersebut terjadi Rabu pukul 16.42 WIB. Titik pusat gempa berada di 9 kilometer sebelah tenggara Mamasa, Sulbar, dengan kedalaman 11 kilometer. Menurut BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Sejak Sabtu (3/11/2018), gempa telah mengguncang Mamasa dan sekitarnya.

 

//

Berikut 4 fakta dampak saat Mamasa diguncang gempa dalam sepekan terakhir.

Gempa 4,7 SR di hari Sabtu 

Suasana kepanikan pasien RS Mamuju saat diguncang gempa, Rabu (7/11/2018)
Suasana kepanikan pasien RS Mamuju saat diguncang gempa, Rabu (7/11/2018) ((KOMPAS.com/JUNAEDI))
//

 Saat gempa mengguncang, para siswa sedang belajar di dalam kelas.

Para guru dan siswa lainnta segera membawa para siswa yang pingsan ke ruang unit kesehatan sekolah (UKS) dan ke Puskesmas Mamasa.

Mereka umumnya mengalami sesak napas dan kejang-kejang. Gempa yang berlangsung hitungan detik tersebut menggoyang-goyangkan ruangan hingga dinding gedung sekolah retak.

Kaca-kaca jendela kelas bergetar dan sejumlah ornamen sekolah, seperti pot di halaman berjatuhan. Siswa pun berlarian ke luar bangunan sekolah.

“Ada sekitar 12 siswa yang dilarikan ke rumah sakit karena ketakutan saat gempa hingga pingsan,” kata Jefri, siswa SMA Negeri 1 Mamasa, Sabtu (3/11/2018).

Gempa susulan merusak bangunan

Halaman
123
Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved