Umat Konghucu Doa Bersama Buat Korban Lion Air JT 610 dan Pemilu Damai 2019

Umat Konghucu menggelar doa bersama, Jumat (9/11/2018) di Kelenteng Jaya Bhakti Desa Rebo Sungailiat Bangka

Umat Konghucu Doa Bersama Buat Korban Lion Air JT 610 dan Pemilu Damai 2019
(photo IST- Satbinmas Polres Bangka).
Suasana doa bersama Umat Konghucu di Kelenteng Jaya Bhakti Desa Rebo Sungailiat Bangka, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

POSBELITUNG.CO-- Umat Konghucu menggelar doa bersama, Jumat (9/11/2018) di Kelenteng Jaya Bhakti Desa Rebo Sungailiat Bangka. Acara melibatkan Satbinmas Polres Bangka itu untuk mendoakan korban jatuhnya Pesawat Lion JT 610, sekaligus berharap Pemilu 2019 berjalan lancar dan damai.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto diwakili Kasat Binmas Iptu Nannang kepada Bangka Pos Groups, Jumat (9/11/2018) menyatakan, kegiatan tersebut merupakan solidaritas umat.

"Doa bersama Umat Konghucu dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bangka dan solidaritas terhadap korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610, disertai pembacaan deklarasi bersama," kata Kasat.

Kegiatan melibatkan perwakilan Tokoh Konghucu dan Warga Desa Rebo diharapkan berdampak positif. Apalagi tak hanya Umat Konghucu yang hadir, namun berbagai perwakilan ikut serta.

"Dihadiri oleh Ketua FKUB, H Husaen Djais SAg, Ketua Kelenteng Jaya Bhakti Eric, Kades Rebo Fendi," kata Kasat.

Pada akhirnya Kasat berharap, selain doa bersama untuk korban Pesawat Lion JT 610, Polri meminta seluruh elemen dapat menciptakan pesta demokrasi 2019 nanti aman dan kondusif.

"Kami imbau agar warga jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tahu kebenarannya atau hoax. Kegiatan ini sekaligus untuk meningkatkan citra Polri di tengah masyarakat dan menampung semua aspirasi masyarakat dalam hal Kamtibmas," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved