Lion Air Jatuh

Jenazah Bayi Kyara Anak drg Wita Belum Dibawa Pulang, Ini Alasan Haru Kakeknya

Untuk jenazah Kyara sebenarnya sudah ditemukan saat awal-awal evakuasi. Kyara berhasil diidentifikasi dari cap kaki kanannya saat lahir

Jenazah Bayi Kyara Anak drg Wita Belum Dibawa Pulang, Ini Alasan Haru Kakeknya
bangkapos/nurhayat
Rekan kerja Gilang suami drg Wita saat bertemu ibu drg Wita, Senin (29/10/2018) di dikediaman drg Wita di Sungailiat. 

POSBELITUNG.CO-- Jenazah bayi Kyara (1 tahun 3 bulan) asal Sungailiat, Bangka dan Murdiman (46) asal Desa Rajik, Bangka Selatan merupakan dua jenazah korban Lion Air JT610 asal Babel yang berhasil teridentifikasi Tim DVI Mabes Polri, Jumat (9/11/2018).

Ada empat jenazah asal Babel yang akan dibawa pulang ke kampung halaman, Sabtu (10/11/2018).

Murdiman merupakan anggota DPRD Babel yang menjadi korban musibah Lion Air bersama lima anggota dewan lainnya.

Sehari sebelumnya, jenazah anggota DPRD Babel, Dolar sudah dibawa pulang keluarganya dan dimakamkan di Selindunglama, Kota Pangkalpinang.

Untuk jenazah Kyara sebenarnya sudah ditemukan saat awal-awal evakuasi.

Hanya saja, belum dapat diidentifikasi karena, kedua orangtuanya juga ikut menjadi korban.

Orangtuanya, drg Wita Seriani bertugas di Sungailiat, Bangka dan Rizal Gilang Perkasa, pegawai PT PLN belum teridentifikasi.

Kyara berhasil diidentifikasi dari cap kaki kanannya saat lahir.

drg Wita bersama suami dan anaknya
drg Wita bersama suami dan anaknya (Istimewa)

Selain itu, kondisi jenazah Kyara cukup baik dan mudah diidentifikasi.

Anshori, kakek Kyara Aurine Daniendra sepakat membawa pulang cucunya setelah jenazah Wita dan suaminya teridentifikasi.

Dikutip dari Gird.id, sudah hampir dua minggu berlalu semenjak terjadinya tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610.

Halaman
1234
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved