Lion Air Jatuh

Jenazah Hafiz Quran Asal Beltim Disambut Haru Orangtuanya

Saat melihat peti Jenazah Hafiz Quran yang digotong oleh TNI AD, TNI AU, TNI AL dan Basarnas ini, Muhammad Irfan langsung meneteskan air mata

Jenazah Hafiz Quran Asal Beltim Disambut Haru Orangtuanya
Suharli/PosBelitung
Suasana penjemputan korban kecelakaan Lion Air JT610 di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Jumat (16/11) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Orang tua korban kecelakaan Lion Air JT610 Naqiyah Azmi (19), Muhammad Irfan, Jumat (16/11/2018) langsung melakukan penjemputan di Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung.

Menggunakan baju koko berwarna biru muda, dan celana hitam, Muhammad Irfan didampingi pihak keluarga, serta rekan - rekan dari warga Kelubi II Desa Kelubi, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Saat melihat peti Jenazah Hafiz Quran yang digotong oleh TNI AD, TNI AU, TNI AL dan Basarnas ini, Muhammad Irfan langsung meneteskan air mata bersama istrinya serta keluarga mereka.

Kesedihan serta rasa kehilangan, nampak terpancar dari raut wajah lelaki paru baya tersebut. Selama melakukan penjemputan tersebut, orang tua korban didampingi terus oleh Wakil Bupati Belitung Timur Burhanuddin (Aan).

Terdapat 10 orang keluarga Naqiya Azmi ikut mendampingi saat jenazah, ketika diterbangkan dari Jakarta. Tiba di Tanjungpandan dan bertemu Muhammad Irfan, dua orang dari 10 orang tersebut tiba-tiba pingsan. Suasana di Bandara langsung pecah dengan isak tangis.

Sebelumnya, korban Naqiya Azmi diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Tanjungpandan menggunakan maskapai Batik Air ID6826.

Naqiya Azmi sudah teridentifikasi oleh DVI Mabes Polri melalui DNA setelah mengalami kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT610 diperairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved