Lion Air Jatuh

Tanpa Prosesi Serah Terima, Jenazah Ema Langsung Menuju Rumah Duka

Jenazah Ema Ratnaputri (23) yang merupakan korban dari tragedi Lion Air JT-610 langsung dibawa ke rumah duka tanpa melalui prosesi serah terima

Tanpa Prosesi Serah Terima, Jenazah Ema Langsung Menuju Rumah Duka
Grid.ID/Menda Clara Florencia
Mala Rosita ibunda Ema Ratna Puri saat ditemui Grid.ID di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

POSBELITUNG.CO -- Jenazah Ema Ratnaputri (23) yang merupakan korban dari tragedi Lion Air JT-610 langsung dibawa ke rumah duka tanpa melalui prosesi serah terima jenazah di crisis center Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Minggu (18/11/2018).

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang,  Danang Priandoko,  mengatakan pihak keluarga dari korban ingin langsung ke rumah duka tanpa ke crisis center terlebih dahulu.

"Diterbangkan dengan maskapai Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Pangkalpinang, tiba sekitar pukul 13.20 wib tadi, kami hanya menyerahkan di ruang cargo serta jenazah langsung dibawa ke rumah duka di jalan kacang pedang," jelas Danang kepada Bangkapos di Crisis Center.

Ia menambahkan,  jenazah seharusnya dijadwalkan terbang pukul 10.10 wib tetapi karena cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang,  pesawat mengalami delay serta baru terbang pukul 12.00 wib tadi.

Total sudah tiga jenazah yang dipulangkan pada minggu (18/11/2018) ini setelah melalui proses identifikasi dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati,  Jakarta.

Adapun tiga jenazah tersebut yaitu Xherdan Fachridzi yang berusia 4 tahun,  Sastiarta yang berusia 29 tahun dan Ema Ratnaputri yang berusia 23 tahun. 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved