Manajer Pusat Perbelanjaan Puncak 2 Tanjungpandan Curi Barang Toko

Pria berusia 51 tahun kedapatan mencuri barang berupa puluhan potong pakaian, sepatu hingga makanan semenjak Juni sampai 5 November

Manajer Pusat Perbelanjaan Puncak 2 Tanjungpandan Curi Barang Toko
IST/Satreskrim Polres Belitung
Pelaku pencurian barang di Puncak Toserba 2 Tanjungpandan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO-- Manajer Pusat Perbelanjaan Puncak Toserba 2 Tanjungpandan yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung Simon diamankan jajaran Satreskrim Polres Belitung, Minggu (18/11) lalu.

Pria berusia 51 tahun itu kedapatan mencuri barang berupa puluhan potong pakaian, sepatu hingga makanan semenjak Juni sampai 5 November 2018.

‎Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk keperluan pribadi pelaku dan disimpan di mess yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Iya benar, sekarang pelaku sudah kami amankan di Mapolres Belitung untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Bagus Krisna Ekaputra kepada posbelitung, Selasa (20/11).

Ia menjelaskan perbuatan tindak pidana itu pertama kali dilakukan pelaku pada Juni 2018 silam sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu pelaku yang menjabat Manajer Pusat Perbelanjaan itu mulai mencuri satu potong pakaian di Puncak Toserba 2 dengan cara memasukkan barang curian di dalam pakaian tepatnya diselipkan ke pinggang pelaku.

Lalu, barang hasil curian langsung dibawa ke mess yang terletak tidak jauh dari tempatnya bekerja.

"Dalam kurun waktu Juni-5 November itu, pelaku melakukan pencurian tidak setiap hari akan tetapi terdapat jarak yang tidak tentu," katanya.

Karena tidak pernah diketahui, akhirnya pelaku terus melakukan pencurian barang-barang dominan berupa pakaian.

Kemudian, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pakaian kemeja, kaos, celana jeans, sepatu, sandal mie instan, biskuit dan lainnya.

"Pelaku kami jerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved