Video

Seniman Belitung Ini Mampu Mengubah Daun Kering Menjadi Karya Seni Berniali Tinggi

Seniman bernama Darmawan mampu memanfaatkan daun yang tampak tak bernilai namun mampu menjadi sebuah karya seni.

Seniman Belitung Ini Mampu Mengubah Daun Kering Menjadi Karya Seni Berniali Tinggi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seniman Belitung, Darmawan mampu memanfaatkan daun yang tampak tak bernilai namun mampu ia buat menjadi sebuah karya seni.

Bang Engon, biasa Darmawan disapa, hanya perlu memproses daun itu hingga menjadi kering, dan kemudian diberikan lukisan diatas media unik tersebut.

"Daun apa saja bisa, tapi yang saya gunakan daun simpor, daun simpor laki, daun waru, dan daun ketapang. Dua tahun lalu sudah pernah saya coba, tapi saya perbanyaklah istilahnya sejak satu bulan belakangan ini," kata Bang Engon ketika berbincang-bincang dengan Posbelitung.co, Sabtu (1/12/2018).

Untuk mendapatkan media daun itu, terbilang tidak sulit. Seniman tersebut biasa mengambil dirumah rekan-rekan nya dan diberbagai hutan kecil di Kota Tanjungpandan. Daun yang digunakan oleh Bang Engon, memiliki spesifikasi tersendiri.

Daun tersebut harus setengah tua, dan tidak boleh terlalu muda. Sehingga daun itu ketika dilukis, tidak mudah sobek dan cepat rusak. Namun sebelum dilukis, daun ini tentu terlebih dahulu harus diletakan dibawah kasur, dan diatas daun itu di alasi dengan teriplek.

"Kalau teriplek supaya daun nya menjadi rata, dan saya harus menyimpan daun itu dibawah kasur, biasa dua minggu atau sampah warna nya berubah menjadi coklat. Itu untuk menindih daun itu saja, boleh pakai apa saja, tapi kalau saya dibawa kasur," ucapnya.

Agar lukisan itu tetap sempurna, Bang Engon biasa menempel daun tersebut dengan teriplek. Itu sangat membantu, pelukis agar mudah mengasapkan cat dengan kuas diatas lembaran daun tersebut.

"Kalau melukisnya tidak memakan waktu yang lama, tergantung kesulitan gambar nya saja. Ya rata-rata satu lukisan bisa diselesaikan dengan waktu sekitar dua jam," ujarnya.

Sudah terdapat puluhan lukisan di atas media daun, dihasilkan oleh Bang Engon dan sejumlah wisatawan telah membeli lukisan tersebut. Harga satu buah lukisan itu, terbilang tidak begitu mahal hanya berkisaran Rp 250.000,- atau tergantung kesulitan gambar.

"Sebetulnya saya hanya ingin memberi contoh saja kepada generasi muda, bahwa media apapun itu bisa menghasilkan karya. Tinggal bagaimana menggali kreativitas, dan karya lukisan itu tidak mesti harus bagus, yang penting ada motif," pungkasnya.

(Pos Belitung/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved