543 Orang Bakal Ikut Seleksi SKB CPNS 2018 di Pemprov Babel

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS 2018 pada 1 Desember 2018 malam

543 Orang Bakal Ikut Seleksi SKB CPNS 2018 di Pemprov Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kasubbid Perencanaan dan Pengadaan Pegawai BKPSDM Babel M. Erisco Nurrahman. 

POSBELITUNG.CO - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS 2018 pada 1 Desember 2018 malam.

Berdasarkan hasil pengolahan SKD dari BKN peserta yang lulus SKD 543 orang yang terdiri dari 89 orang lulus dengan Passing grade dan 454 orang yang lulus dengan sistem Perangkingan.

Pengumuman yang disampaikan melalui website http://bkpsdmd.babelprov.go.id setelah mendapatkan hasil pengolahan dari tim panselnas pengadaan CPNS 2018 pada 30 November sore.

Hasil SKD yang disampaikan merupakan para peserta yang lulus berdasarkan permenpan nomor 37 Tahun 2018 tentang nilai ambang batas dan permenpan no 61 tahun 2018 tentang tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/formasi Pegawai Negeri Sipil dalam Seleksi CPNS 2018.

Kasubit Perencanaan dan Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Babel, M. Erisco Nurahman menjelaskan semula ada 93 peserta yang memenuhi nilai ambang batas, namun tidak semuanya bisa mengikuti SKB. Ada empat orang yang tidak bisa mengikuti lantaran dalam satu formasi ada tujuh peserta yang lulus passing grade, sementara itu formasi yang dibutuhkan hanya satu.

Sedangkan syarat untuk mengikuti SKB, ialah tiga kali jumlah formasi yang tersedia. Sehingga yang bisa mengikuti SKB hanya tiga orang.

"Untuk jabatan perencana ada tujuh orang yang memenuhi passing grade, formasi kita hanya satu orang. Jadi kita ambil untuk SKB hanya 3 orang dengan peringkat terbaik, artinya empat orang itu enggak bisa ikut SKB karena kalah bersaing nilai total, dengan jabatan dan lokasi yang sama. Jadi yang bisa ikut SKB yang memenuhi passing grade hanya 89 orang," kata Erisco, Minggu (2/11/2018).

Ia menjelaskan, saat Seleksi Kompetensi Bidang persaingan sudah berdasarkan formasi dan lokasi yang dipilih para peserta.

Erisco mencontohkan, untuk formasi guru misalnya ada sekolah A yang peserta nilai kumulatif terendahnya 300. Sedangkan sekolah B nilai kumulatif terendah yang ikut SKB 325.

"Mungkin ada yang bertanya peserta yang nilai kumulatifnya dibawah dia 300 itu bisa ikut SKB, tapi dia yang nilainya 325 enggak ikut SKB. Karena ini lokasi sekolahnya beda, saingannya juga beda. Di Formasi sekolah A terendahnya 300 karena itu pesaingnya, sedangkan di sekolah B itu mungkin nilai pesaingnya tinggi sehingga dia tersisih," jelasnya.

"Persaingannya sudah per formasi dan lokasi, itu pentingnya memilih lokasi. Karena pada saat mereka sudah memilih jabatan dan lokasi mereka bersaing dengan yang lokasi yang sama," tambahnya.

Untuk jadwal SKB, pihaknya akan kembali mengumumkan kembali. Pasalnya, hingga saat ini belum ada instruksi dari Panselnas.

"Nanti kita umumkan jadwal pelaksanaan dan peserta per sesi untuk SKB. kita ambil P1 L dan P2 L yang akan ikut SKB, sampai saat ini belum ada jadwal, tapi dalam jadwal tentatif tanggal 8 Desember mulai," ujarnya.

Erisco menyampaikan, tahap pertama ini pihaknya mengumumkan hasil keseluruhan per formasi.

"Pengumuman kita sampaikan semuanya, baik hasil SKD, yang lulus berdasarkan permenpan 37 maupun 61. Cuma kita kasih katagori misalnya P1 yang lulus dengan passing grade. Kita transparan sehingga peserta tau kalau mereka misalnya kalah rangking dengan peserta lain dan mereka bisa lihat nilai peserta lainnya," ujarnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved