Beroperasi di HP, PT Timah Tolak Berikan Legalitas

Aktifitas penambangan pasir timah dan alat berat di kaki Gunung Muntai, desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, dipastikan ilegal

Beroperasi di HP, PT Timah Tolak Berikan Legalitas
bangka pos / Anthoni
Lereng dan kaki Gunung Muntai, desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (1/12/2018) kemarin, luluh lantah di rambah aktifitas exploitasi Tambang Inkonvensional (TI) yang diduga ilegal 

POSBELITUNG.CO-- Aktifitas penambangan pasir timah dan alat berat di kaki Gunung Muntai, desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, dipastikan ilegal.

Pasalnya, sampai saat ini Kantor Pengawas Produksi (Wasprod) tambang PT Timah Sektor IV Toboali, Kabupaten Bangka Selatan tidak pernah mengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK) di kawasan tersebut.

Kawasprod PT Timah sektor IV Edi Suryadi, tak menampik jika sebagian kawasan di Gunung Muntai, masuk dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.

Baca: Perjuangan Melahirkan Anak Kembarnya, Hana Ditandu Pakai Batang Kayu Hingga Nyebrang Laut

Baca: Rumah Berbentuk Batu di Wonogiri Ini Viral, Yuk Intip Kemewahan yang Ada di Dalamnya

Baca: Baru Belajar Nyetir Mobil, Perempuan Ini Tabrak 3 Mahasiswi, 1 Tewas

Baca: Adik Vicky Prasetyo Nangis Sambil Minta Maaf, Angel Lelga Beri Balasan Tak Terduga

Namun, ditegaskan Edi, sampai saat ini pihaknya tidak pernah mengeluarkan SPK ataupun legalitas lainnya terkait aktifitas penambangan dan alat berat tersebut.

" Memang sebagian kawasan ada yang masuk IUP kami (PT Timah-red). Tapi sampai saat ini kami tidak pernah mengeluarkan izin atau legalitas apapun. Jadi kami pastikan ilegal," ujar Edi melalui pesan WA, Senin (3/12/2018)

Adapun alasan pihaknya tidak memberikan izin operasi, karena aktifitas penambangan dan beroperasi nya alat berat di kaki gunung Muntai tersebut masuk kawasan Hutan Produksi.

" Walaupun masuk IUP cuma tidak bisa digarap, karena masuk kawasan HP, kecuali di kawasan APL," pungkasnya. (Bangkapos/Anthoni Ramli)

Penulis: oni
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved