Bongkar Pasang Staf Diam-diam, Kadis PUPR Babel: Mending Ganti Kepala Dinasnya Saja

Noviar: Tolong ini ketika ada mutasi kita juga ditanya, jangan tiba-tiba staf saya hilang

Bongkar Pasang Staf Diam-diam, Kadis PUPR Babel: Mending Ganti Kepala Dinasnya Saja
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas PUPR, Noviar Ishak. 

POSBELITUNG.CO - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noviar Ishak membujuk wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah agar setiap promosi dan mutasi pegawai khususnya di Lingkungan PUPR agar kepala dinasnya dapat diberitahu.

"Tim yang ada sekarang menurut saya pengalaman saya ada di PU ini yang paling bagus, jadi tolong ini ketika ada mutasi kita juga ditanya, jangan tiba-tiba staf saya hilang," kata Noviar dihadapan Wakil Gubernur Babel saat peringatan Hari Bakti PU ke 73 di Kantor PUPR Babel, Senin (3/12/2018).

Noviar menyebutkan, memang ada beberapa yang sebelum dimutasi atau promosi disampaikan terlebih dahulu, namun tidak semuanya begitu. Sehingga, dirinya pun harus kembali menyesuaikan program dan pembinaan bagi pegawai baru.

"Ada beberapa mutasi yang kita ditanya, tapi etikanya kan begitu," kata Noviar.

Ia bahkan menyebutkan, daripada mengganti staf lebih baik mengganti kepala dinasnya.

"Daripada staf saya yang diganti mending kepala dinasnya aja yang diganti, karena kepala dinas itu ibarat sopir dia tergantung mesin, sopirnya sebagus apapun kalau mesinnya rusak enggak akan baik. Tapi kalau mesinnya bagus ini diibaratkan dengan sekretaris dan kabid bahan bakarnya penuh ini pasti bagus jalannya mobil," kata Noviar.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah menanggapi hal ini dengan positif dan menurutnya ini menjadi pemicu staf para pegawainya untuk bekerja lebih baik.

"Tadi pak Noviar sudah sampaikan kalau pemimpin daerah mau bongkar pasang staf di OPD nya sampaikan dulu ke kepala dinasnya karena timnya sudah bagus.
Saya rasa ini menjadi pemacu semangat daripada tataran stafnya, sehingga mereka bisa tingkatkan inovasi dan kinerja," katanya.

Menurutnya, ini menjadi masukan kepada pihaknya, apalagi untuk seseorang yang telah melaksanakan tugas cukup lama.

"Kadang kalau langsung mutasi memang namanya diculik stafnya kalau enggak bilang. Memang nanti ini menjadi evaluasi kita tahun 2019 nanti untuk lebih baik lagi," katanya.

Kendati demikian, dirinya tetap meminta kepala OPD untuk tidak terlena dengan staf yang ada, namun juga harus melakukan koordinasi dan melaksanakan tugas managerial SDM dengan baik.

"Koordinasi itu tergantung pimpinan, pengendalian itu tetap di pimpinan, bawahan tinggal melaksanakan. Evaluasi ini suatu keniscayaan," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved