Kesal Diminta Rumah Berkeramik, Petani Bunuh Istri, Simak 5 Fakta Kasus Ini

DR (38) hanya bisa bersujud mencium kaki sang ayah sambil berurai air mata ketika melakukan adegan reka ulang kasus pembunuhan

Kesal Diminta Rumah Berkeramik, Petani Bunuh Istri, Simak 5 Fakta Kasus Ini
KOMPAS.com/Dok. Humas Polres Kebumen
DR (38) pria asal Dukuh Tugusari, Desa Bonorowo, Kebumen, Jawa Tengah bersujud di kaki ayahnya karena menyesal telah membunuh istrinya sendiri, Kamis (29/11/2018) 

Kesal Diminta Rumah Berkeramik, Petani Bunuh Istri, Simak 5 Fakta Kasus Ini

POSBELITUNG.CO - DR (38) hanya bisa bersujud mencium kaki sang ayah sambil berurai air mata ketika melakukan adegan reka ulang kasus pembunuhan di rumahnya, Dukuh Tuguasari, Bonorowo, Kebumen, Jawa Tengah.

Sujud kepada sang ayah sebagai wujud rasa sesal dan maaf atas perbuatan yang telah dilakukannya terhadap istrinya sendiri, Eni Hermawati.

Pada Kamis, (15/11/2018), DR tega menghabisi nyawa Eni dengaan sabit saat keduanya terlibat adu mulut karena masalah ekonomi rumah tangga mereka.

Di depan polisi, DR mengaku sakit hati saat istrinya menuntut hidup mewah di saat dirinya hanya menjadi petani.

Eni menuntut DR untuk membelikan rumah baru berkeramik dan membiayai saat ingin pergi ke salon.

Berikut ini fakta di balik pembunuhan yang dilakukan DR terhadap istrinya:

1. DR tersinggung saat Eni meludahi tembok rumah mereka

Pada Kamis (15/11/2018), DR baru saja pulang ronda malam di kampung. Saat masuk ke rumah sederhana miliknya, DR melihat istrinya berbaring santai di depan televisi.

DR pun berbaring di sisi Eni, namun posisinya saling membelakangi karena hubungan keduanya sedang tidak harmonis.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved