Baru 32 Persen Pekerja Kontruksi yang Mengikuti BPJS Ketenagakerjaan

Menurut Handi perlindungan tenaga kerja sektor jasa konstruksi merupakan kewajiban setiap perusahaan sebagaimana amanat Undang-Undang

Baru 32 Persen Pekerja Kontruksi yang Mengikuti BPJS Ketenagakerjaan
Posbelitung/suharli
Suasana rapat kordinasi dan sosialisasi kepada PPK di satuan kerja Pemkab Beltim. Rabu 5/12/2018 

POSBELITUNG.CO, MANGGAR - BPJS Ketenagakerjaan Belitung mendata di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sampai saat ini baru 32 persen perusahan jasa pekerja kontruksi yang mendaftarkan pekerjanya ke BPJS ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan kepala BPJS Ketenagakerjaan Belitung, Handi Isnandi Ma'az usai menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi kepada PPK di satker Pemerintah kabupaten Beltim, yang dilaksanakan di ruang pertemuan rumah makan Fega, Manggar.

Menurut Handi perlindungan tenaga kerja sektor jasa konstruksi merupakan kewajiban setiap perusahaan sebagaimana amanat Undang-Undang.

"Jadi inilah kita coba maksimal dan kebetulan hadir pak Kajari dan pak Sekda, untuk memaksimalkan sisanya. Untuk rencana kerja 2019, kalau bisa tidak lagi 32 persen tapi sudah 100 persen untuk pelaksanaan jasa konstruksi karena ini memang sudah aturannya, kewajibannya melaksanakan terkait perlindungan pekerja proyek," ujar Handi, Rabu (5/11/2018).

Ia juga menuturkan, pentingnya perlindungan pekerja jasa konstruksi disandarkan pada kerentanan terhadap kecelakaan kerja.

"Karenanya, BPJS Ketenagakerjaan memandang perlunya perlindungan bagi setiap pekerja jasa konstruksi oleh penyedia jasa konstruksi maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di OPD teknis," ucapnya.

BPJS Ketenagakerjaan sebelumnya telah mengikat kesepakatan kerjasama (MoU) dengan Kejaksaan di tingkat pusat. Kehadiran instansi Kejaksaan dikaitkan dengan peran jaksa sebagai pengacara negara.

"Kalau Kejaksaan adalah mitra BPJS karena sudah di-MoU-kan di pusat. Dan kejaksaan juga bertindak sebagai jaksa pengacara negara terkait dengan penerimaan iuran negara. Adanya MoU dengan Kejaksaan Agung jadi tinggal pelaksanaannya di daerah," katanya. (Posbelitung/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved