Heboh Blangko E-KTP Dijual di Tokopedia, Kemendagri Buat Laporan ke Polisi

Heboh Blangko E-KTP Dijual di Tokopedia, Kemendagri Buat Laporan ke Polisi

Heboh Blangko E-KTP Dijual di Tokopedia, Kemendagri Buat Laporan ke Polisi
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
E-KTP 

POSBELITUNG.CO -- Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) menanggapi banyaknya aduan mengenai penjualan blangko e-KTP di lapak dagang online Tokopedia dengan membuat laporan ke polisi.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar, Ditjen Dukcapil mengajukan laporan tersebut kepada Polda Metro Jaya.

"Sudah dilaporkan kepada Polda Metro Jaya pada Selasa, tanggal 4 Desember 2018," kata Bahtiar dalam keterangan tertulis, Kamis (6/12/2018).

Dalam laporan itu, disebutkan beredarnya informasi di media sosial yang menyebarkan temuan oknum menjual blangko E-KTP di sebuah lapak online yang ada di Tokopedia.

Ditjen Dukcapil Kemendagri sebagai pelapor menyertakan pasal yang dilanggar dari perdagangan atribut administrasi kependudukan, yaitu Pasal 96A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Baca: Perjuangan Pasukan Naga Benny Moerdani dalam Pembebasan Papua Barat, Sempat Disebut Mustahil

Baca: Boleh Dicoba oleh Para Jomblo, Ini 8 Cara Hilangkan Rasa Kesepian Meski Belum Punya Pasangan

"Setiap orang atau badan hukum yang tanpa hak mencetak, menerbitkan, dan/atau mendistribusikan dokumen kependudukan dipidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah),” demikian aturan dalam Pasal 96A itu.

Jika benar terbukti penawaran yang ada dalam lapak tersebut, maka penjualan itu melanggar ketentuan yang ada.

Untuk itu, Dukcapil meminta pihak kepolisian untuk melakukan langkah-langkah hukum sebagaimana peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, Harian Kompas menemukan blangko E-KTP dijual secara bebas di platform e-dagang dan Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat.

Dikutip dari Harian Kompas, oknum yang menyediakan blangko E-KTP tersebut terletak di dekat tikungan yang mempertemukan antara Jalan Pramuka dan Jalan Salemba Raya.

Baca: Kontroversi Misteri Putusnya Telinga Van Gogh yang Dibawa Mati saat Sang Maestro Bunuh Diri

Baca: Rocky Gerung Akhirnya Buka Alasan Selalu Kritik Jokowi Bukan Prabowo, Terungkap di ILC, Ini Jelasnya

Blangko E-KTP lama dijual seharga Rp 150 ribu, sementara yang baru dijual dengan harga Rp 50 ribu lebih mahal.

Tidak hanya satu dua lembar, penjual bahkan mampu menyediakan 200-300 lembar blangko jika dibutuhkan.

Selain itu, mereka juga mengaku bisa membuatkan E-KTP aspal (asli tapi palsu) dengan harga yang harus dibayar adalah Rp 500 ribu.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Blangko E-KTP Dijual di Tokopedia, Kemendagri Buat Laporan

Baca: Ferdinand Hutahaean Dulu Mati-matian Dukung Jokowi Kini Pindah Haluan, Alasannya Hanya Karena ini

Baca: Perusahaan di Tiongkok ini Berikan Denda Karyawannya yang Tidak Mencapai 180 Ribu Langkah Per Bulan

Baca: Kisah Anggota Kopassus di Papua, Baru Mendarat Sudah Diacungi Panah & Tombak oleh Suku Pedalaman

Baca: 3 Tempat Keren di Amerika ini Siap Menjamin Tunjangan Gratis Seumur Hidup, Minat Melancong ke Sana?

Baca: Zodiak Hari Ini, Kamis 6 Desember: Taurus Perhatikan Kesehatan, Leo Gak Usah Pamer, Pisces Untung

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved