2 Anaknya Sering Dibully, Slamet Polisikan Pemilik Warung Jajan

Seorang warga mempolisikan tetangganya lantaran sang anak sering kali menjadi korban bullying

2 Anaknya Sering Dibully, Slamet Polisikan Pemilik Warung Jajan
theindusparent.com
Ilustrasi anak dibully 

POSBELITUNG.CO, BANYUWANGI - Slamet Abdul Mukti (46), warga Kelurahan Panderejo melaporkan Ys (60) warga Kelurahan Kebalenan Banyuwangi karena sering mem-bully kedua anaknya.

Keputusan itu semakin bulat ketika Ys melempar rokok yang menyala ke H (9) hingga mengenai pipinya.

Kepada Kompas.com seperti dikutip Tribunnews, Jumat (7/12/2018), Slamet Abdul Mukti menjelaskan selain H (9), Ys juga mem-bully Er (17), anak pertamanya.

"Mereka di-bully karena kondisi saya dan ibunya yang bercerai. Kata-katanya sangat tidak pantas diucapkan kepada anak-anak. Bahkan anak pertama saya juga sering dipanggil bodoh dan kata-kata lain yang tidak baik," jelas laki-laki yang berprofesi sebagai tukang cukur tersebut.

Selama ini, Slamet mengatakan tidak pernah memiliki masalah pribadi dengan Ys.

Slamet mengaku sempat menegur Ys agar tidak mem-bully anak-anaknya namun teguran tersebut tidak digubris oleh Ys.

Pada Senin (3/12/2018), pem-bully-an dilakukan lagi oleh Ys ketika H bermain-main di depan warung milik Ys.

Saat itu, H yang awalnya diam memilih menyentuh telinga Ys sebagai bentuk protes lalu Ys melempar rokok yang masih menyala dengan jarak kurang 1 meter hingga mengenai pipi H.

"Saat H cerita langsung saya bawa untuk visum dan melaporkan ini ke polisi. Karena kalau pem-bully-an ini terjadi terus-terusan kasihan anak-anak saya. Mereka akan trauma," jelasnya.

Selain itu, Slamet menjelaskan lebih baik melaporkan kasus tersebut ke polisi daripada dia harus main hakim sendiri karena dia juga sudah berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan tapi tidak ditanggapi.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved