Masuk Kawasan HP, Polisi Kehutanan Sempat Datangi Penambang Timah di Desa Bantan

Polisi Kehutanan (Polhut) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di Kabupaten Belitung, sempat melakukan penertiban dilokasi penambangan timah di sungai

Masuk Kawasan HP, Polisi Kehutanan Sempat Datangi Penambang Timah di Desa Bantan
dok pos belitung
Petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, Jumat (7/12) kembali melakukan razia di lokasi penambangan timah diduga ilegal di Desa Bantan, Kecamatan Membalong. 

Masuk Kawasan HP, Polisi Kehutanan Sempat Datangi Penambang Timah di Desa Bantan

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Polisi Kehutanan (Polhut) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di Kabupaten Belitung, sempat melakukan penertiban dilokasi penambangan timah di sungai berang, Desa Bantan dan Desa Simpang Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

"Jumat minggu lalu kami sudah kesana (lokasi penambangan), kami dapat informasi dari warga awalnya, setelah kami turun ternyata memang ada penambang. Kami minta mereka untuk keluar dan tidak menambang lagi," kata koordinator Polhut KPH di Kabupaten Belitung Sugiarto kepada Posbelitung.co, Sabtu (8/12/2018).

Saat melakukan penertiban tersebut, petugas ini sempat berinteraksi kepada penambang, dan rombongan itu menempuh perjalanan ke lokasi tambang melalui jalur darat atau melewati kampung baru, Desa Simpang Rusa.

"Kami kasih tau kepada penambang, agar mereka tidak menambang lagi disitu. Tapi tetap mereka berdalih, bahwa lokasi yang mereka tambang ini bukan kawasan," ucapnya.

Status kawasan hutan yang ditambang oleh tambang inkonvensional (TI) berjenis rajuk, dan dilengkapi dengan alat berat tersebut merupakan kawasan Hutan Produksi (HP) Sungai Berang. Petugas saat kelapangan, membawa langsung GPS dan sempat ditunjukan kepada penambang bahwa itu kawasan HP.

"Tapi mereka (penambang) tetap berdalih bahwa itu bukan kawasan, dan kami tetap meminta mereka untuk keluar. Apalagi disitu dekat dengan daerah aliran sungai (DAS), karena waktu itu kami bilang ke penambang, apabila tidak di keluarkan alat tambang, jangan salahkan kami kami bawa," ujarnya.

Kata Sugiarto, kedepan mereka tetap akan melakukan pengawasan secara terus menerus dikawasan HP Sungai Berang tersebut, lantaran sudah menjadi tugas pokok mereka.

"Kami akan memantau terus, dan itu sudah menjadi tugas kami. Ya kalau kawasan kita tidak ada lagi repot nanti. Banyak memang penambang itu berdalih mencari makan, ya kami bilang sama mereka kalau tidak ada kawasan hutan kami juga tidak bisa makan," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved