ADVERTORIAL

Bawaslu Beltim Terus Sosialisasi dan Siap Tegakkan Keadilan Pemilu

Bawaslu Kabupaten/ Kota juga wajib mengembangkan pengawasan partisipatif yang melibatkan semua unsur masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu.

Bawaslu Beltim Terus Sosialisasi dan Siap Tegakkan Keadilan Pemilu - ketua-bawaslu-beltim-wahyu-epan-yudhistira.jpg
IST/DOKUMENTASI BAWASLU BELTIM
Ketua Bawaslu Beltim Wahyu Epan Yudhistira melakukan sosialisasi pengawasaan pemilu partisipatif di Kecamatan Dendang.
Bawaslu Beltim Terus Sosialisasi dan Siap Tegakkan Keadilan Pemilu - bawaslu-beltim.jpg
IST/DOKUMENTASI BAWASLU BELTIM
Bawaslu Beltim mengadakan sosialisasi pengawasan bertajuk Sosialisasi Peraturan Pengawasan pada Ttahapan Kampanye Pemilu 2019.

Secara hakikat demokrasi, sesungguhnya pengawasan pemilu membutuhkan peran aktif dari seluruh warga negara. Walau secara formalnya menjadi tugas, wewenang dan kewajiban dari Bawaslu di seluruh tingkatannya"
Wahyu Epan Yudhistira
Ketua Bawaslu Beltim

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) merupakan satu di antara Lembaga Penyelenggara Pemilu di tingkat kabupaten yang bersifat permanen, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Secara garis besar, tugas, wewenang dan kewajiban Bawaslu Beltim adalah melakukan pencegahan dan penindakan pada penyelenggaraan pemilu, serta penyelesaian sengketa proses pemilu.

Selain itu, Bawaslu Kabupaten/ Kota juga wajib mengembangkan pengawasan partisipatif yang melibatkan semua unsur masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu.

Bawaslu Beltim tidak bekerja sendiri, akan tetapi dibantu oleh jajaran pengawasan di bawahnya.

Yaitu Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Desa se-Kabupaten Beltim, serta 336 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Bersama jajarannya, Bawaslu Beltim telah melakukan banyak kegiatan.

Di antaranya melakukan pengawasan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu, menyosialisasikan fungsi pengawasan, peraturan, serta bersinergi dengan berbagai pihak, agar dapat berperan aktif dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu.

Selain itu, Bawaslu Beltim juga membuka diri bagi setiap peserta pemilu melakukan koordinasi dan diskusi di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Beltim, terutama pada tahapan kampanye yang telah berjalan hampir tiga bulan.

Hal ini dilakukan agar para peserta pemilu beserta tim kampanye, pelaksana kampanye dan petugas kampanye serta masyarakat, tidak melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan di semua metode kampanye.

Halaman
12
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved