Tsunami Banten dan Lampung

Beredar Video Kondisi Pondok Santri Penghapal Alquran Tak Rusak Seusai Tsunami

Beredar video detik-detik Pondok Santri Penghapal AlQuran Nukrul Fiktri tak tersentuk Tsunami Lampung dan Banten

Beredar Video Kondisi Pondok Santri Penghapal Alquran Tak Rusak Seusai Tsunami
Via Wartakota live
Tsunami Pantai Anyer Banten dan Lampung Selatan sampai Minggu (23/12/2018) pukul 04:30 sedikitnya menewaskan 20 orang, kata Sutopo Purwo Nugroho. 

POSBELITUNG.CO  - Beredar video Pondok Santri Penghapal AlQuran Nukrul Fiktri tak tersentuk Tsunami Lampung dan Banten.

Dalam video yang diunggah akun @hijrahpemula pada Selasa siang (25/12/2018), terdapat suara pria yang menuturkan suasana terkini di tempat penghafal Al Quran itu.

//

Menurut suara pria di video itu, tempat tersebut berada tepat di bibir pantai.

"Yang diterjang tsunami tetapi tidak terjadi apa-apa di tempat ini. Tempat ini bersih," tutur pria tersebut.

Baca: Arsy Omeli Aurel Hermansyah Gegera Celana Pendek, Begini Penjelasan Aurel

Baca: Pesan Terakhir Istri Ifan Seventeen untuk Ibunda Sebelum Jadi Korban Tsunami Banten

Tsunami Pantai Anyer Banten dan Lampung Selatan sampai Minggu (23/12/2018) pukul 04:30 sedikitnya menewaskan 20 orang, kata Sutopo Purwo Nugroho.
Tsunami Pantai Anyer Banten dan Lampung Selatan sampai Minggu (23/12/2018) pukul 04:30 sedikitnya menewaskan 20 orang, kata Sutopo Purwo Nugroho. (Via Wartakota live)
//

Video itu memperlihatkan suasana di tempat penghafal Al Quran di Banten itu yang tampak bersih dan tertata meski lingkungan sekelilingnya porak poranda karena dihantam tsunami.

"Bahkan beberapa meter di sebelah meter porak poranda seperti rumah dan saung itu sudah terbawa arus gelombang tsunami."

"Tetapi tempat ini di Umbur Tanjung, tempat menginap anak santri Nurul Fikri Boarding School menghafal Al Quran utuh tak tesentuh." tegas suara pria itu.

Tampak dalam video beberapa bangunan yang masih berdiri kokoh.

Bangunan tersebut terdiri dari dua lantai berwarna merah muda.

Kendati demikian, hingga saat ini belum diketahui apakah video tersebut diambil sesaat setelah tsunami di Banten  atau lainnya.

Dalam keterangannya, menceritakan bagaimana kronologi di dalam pondok saat suara gemuruh anak Krakatau hingga semua yang ada dalam pemondokan tersebut sempat panic dan bersembunyi di dalam masjid.

Halaman
123
Editor: edy yusmanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved