PLN Terbitkan Surat di Penghujung 2018 Soal Tarif Listrik, Mulai dari yang Subsidi dan Non Subsidi

PLN Terbitkan Surat di Penghujung 2018 Tentang Tarif Listrik, Mulai dari yang Subsidi dan Non Subsidi

PLN Terbitkan Surat di Penghujung 2018 Soal Tarif Listrik, Mulai dari yang Subsidi dan Non Subsidi
PLN 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Untuk periode Januari-Maret 2019, pemerintah melalui Kementerian ESDM memutuskan tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi.

Penetapan ini tertuang dalam surat ke PT PLN (Persero) tanggal 31 Desember 2018.

"Besaran tarif tenaga listrik periode Januari-Maret 2019 ditetapkan sama besarnya dengan besaran tarif tenaga listrik sebelumnya, yaitu periode Oktober-Desember 2018.

Besaran tarif ini juga sama dengan tarif yang berlaku sejak tahun 2017," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/1/2019).

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 41 Tahun 2017,

disebutkan bahwa apabila terjadi perubahan terhadap asumsi makro ekonomi (kurs, Indonesian Crude Price/ICP, dan inflasi), yang dihitung secara triwulanan,

maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik (tariff adjustment).

Pada bulan September hingga November 2018, parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan menunjukan perubahan.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika (USD) menjadi Rp 14.914,82/dollar AS, nilai Indonesian Crude Price (ICP) menjadi 71,81 dollar AS/Barrel, dan tingkat inflasi rata-rata 0,12 persen.

"Berdasarkan perubahan parameter tersebut, seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment) mengalami kenaikan jika dibandingkan yang berlaku sebelumnya.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved