Kejari Bateng Masih Selidiki Kasus Tipikor Kahati

Semua itu kemungkinan tetap ada, sesuai dengan situasi ke depan dan proses hukumnya.

Kejari Bateng Masih Selidiki Kasus Tipikor Kahati
Bangkapos/Riki
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bateng Izhar (paling kanan), sedang berbincang dengan Kasi Pidum Agus(paling kiri) dan jajaranya, foto diambil Selasa, (8/1/2019) siang. 

POSBELITUNG.CO - Kejaksaan Negeri Bangka Tengah memastikan masih terus melakukan penyidikan terkait dugaan kasus korupsi proyek pembangunan taman keanekaragaman hayati (Kahati) di kawasan hutan kayu Pelawan, Namang, Bateng.

Bahkan diakui pihak Kejari, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam pengusutan dugaan kasus ini.

Diketahui dalam perkara ini, Ali Imron yang menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bateng sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Bateng sejak 15 November 2018.

Namun, pihak ini belum melakukan penahanan kepada yang bersangkutan.

Proyek ini sendiri menghabiskan anggaran Rp 1,48 miliar di tahun 2016.

Proyek ini dirancang untuk membangun taman dan penambahan sejumlah fasilitas di antaranya camping ground, toilet, gazebo di dalam kawasan hutan tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Bateng, Izhar mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Saat ini proses hukumnya dipastikan masih berlanjut," jelas Izhar saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/1/2019).

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainya, selain satu tersangka yang telah ditetapkan oleh kejaksaan.

"Semua itu kemungkinan tetap ada, sesuai dengan situasi ke depan dan proses hukumnya," tegasnya.

Baca berita selengkapnya di edisi cetak harian Bangka Pos, Rabu 9 Januari 2019. (Bangka Pos/Riki)

Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved