23 Rumah di Empat Wilayah Pangkalpinang Kena Hantaman Angin Kencang

Kejadian Jam 14.15 WIB. Sekitar jam 16.00 kami dapat laporan dari masyarakat. Kami langsung turun. Kampung Seberang

23 Rumah di Empat Wilayah Pangkalpinang Kena Hantaman Angin Kencang
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
PetuGas teknisi rekanan PLN tengah mempervaiki jaringan listrik di rumah warga Kampung Seberang yang rusak akibat dihantam angin kencang, Sabtu (12/1/2019) siang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA- Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun, sebanyak 23 rumah di empat wilayah dihantam sapuan angin kencang, Sabtu (12/1/2019) sekitar pukul 14.15 WIB siang tadi.

Rinciannya, masing-masing 19 rumah di Kampung Seberang, dua di Kampung Opas, satu di Semabung Lama, dan satu rumah di Paritlalang.

"Kampung Seberang, Kelurahan Genas, jumlahnya paling banyak dan paling parah," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Pangkalpinang Chomsatul Ichwan Nurrahman kepada Bangka Pos di Kampung Seberang.

Dia menyatakan, rata-rata rumah di empat wilayah ini mengalami kerusakan di bagian atap. "Kerusakan rata-rata itu, kbanyakan atap rumah yang terbang. cuma ada yang parah ada yang tidak saja," kata Ichwan

Pantauan Bangka Pos di Kampung Seberang, Tagana Pangkalpinang dan instansi terkait telah berada di lokasi. "Dari Tagana, untuk tanggap darurat, kamu bantu terpal dulu untuk seng dan atap rumah yang terbang ini supaya mereka bisa berteduh kalau ada nanti ada hujan lagi," ucapnya.

Angin kencang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB siang tadi. Selama 2019, kejadian serupa telah dua kali terjadi.

"Kejadian Jam 14.15 WIB. Sekitar jam 16.00 kami dapat laporan dari masyarakat. Kami langsung turun.
Kampung Seberang ini sudah dua kali. Baru beberapa hari jaraknya. Yang pertama kemarin yang menimpa rumah," kata dia.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dinsos dan PPPA Pangkalpinang saat ini tengah mendata jumlah kerugian material.

"Kerugian dan segala macam tengah pendataan. Data sementara yang pasti, ada terdampak ada 23 kepala keluarga di empat kelurahan yang terdampak," ujarnya.

Selain atap rumah yang beterbangan, Tagana Pangkalpinang juga mendapat laporan banjir di kawasan Kampung Opas. Pihaknya tengah menunggu informasi lebih lanjut karena ada permintaan untuk mendirikan tenda darutat.

"Ada informasi dari masyarakat di Opas bahwa air naik, jadi mereka minta pasang tenda. Banjir di sana karena air naik. Biasanya surut. Kami lagi nunggu informasi dari pihak kelurahan apakah perlu mendirikan tenda atau tidak," ucap Ichwan. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved