Jumlah Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang di Pangkalpinang Bertambah Jadi 28 Rumah

Sampai saat ini laporan yang kami terima 28 rumah. 25 rumah di Kampung Seberang dan 2 rumah di Kampung Opas, dan satu rumah

Jumlah Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang di Pangkalpinang Bertambah Jadi 28 Rumah
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
Upaya pemasangan terpal sementara mengganti atap rumah warga yang rusak akibat diamuk angin kencang di kawasan Kampung Seberang, Kelurahan Genas, Pangkalpinang, Sabtu (12/1/2019). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA- Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Pangkalpinang hingga pukul 19.30 WIB, jumlah rumah rusak akibat amukan angin kencang Sabtu (12/1/2019) sekitar pukul 14.00 WIB tadi bertambah menjadi 28 unit rumah.

Total rumah rusak tersebut masing-masing tersebar di Kampung Seberang (25 rumah), Kampung Opas (dua rumah), dan Semabung Lama (satu rumah).

Dari sejumlah wilayah tersebut, wilayah Kampung Seberang dinyatakan sebagai wilayah terdampak paling parah.

"Sampai saat ini laporan yang kami terima 28 rumah. 25 rumah di Kampung Seberang dan 2 rumah di Kampung Opas, dan satu rumah di Semabung Lama. Jadi totalnya 28 rumah.

Untuk yang di Paritlalang sebelumnya, itu kejadiannya malam hari," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos PPPA Pangkalpinang Chomsatul Ichwan Nurrahman, Sabtu (12/1/2019) malam.

Sebelumnya, Ichwan menyatakan, rata-rata rumah terdamlak mengalami wilayah kerusakan di bagian atap. "Kerusakan rata-rata itu, kebanyakan atap rumah yang terbang. cuma ada yang parah, ada yang tidak saja," kata Ichwan

Pantauan Bangka Pos di Kampung Seberang sore tadi, Tagana Pangkalpinang dan instansi terkait telah berada di lokasi. "Dari Tagana, untuk tanggap darurat, kamu bantu terpal dulu untuk seng dan atap rumah yang terbang ini supaya mereka bisa berteduh kalau ada nanti ada hujan lagi," ucapnya.

Angin kencang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB siang tadi. Selama 2019, kejadian serupa telah dua kali terjadi.

"Kejadian jam 14.15 WIB. Sekitar jam 16.00 kami dapat laporan dari masyarakat. Kami langsung turun. Kampung Seberang ini sudah dua kali. Baru beberapa hari jaraknya. Yang pertama kemarin yang menimpa rumah," kata dia.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dinsos dan PPPA Pangkalpinang saat ini tengah mendata jumlah kerugian material.

"Kerugian dan segala macam tengah pendataan. Data sementara yang pasti, ada terdampak ada 23 kepala keluarga di empat kelurahan yang terdampak," ujarnya.

Selain atap rumah yang beterbangan, Tagana Pangkalpinang juga mendapat laporan banjir di kawasan Kampung Opas. (BANGKAPOS.COM / Dedy Qurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved