Peringati Hari Dharma Samudra di Belitung Timur, Bersih-bersih Pantai hingga Mengenang Sahabudin

Bersih-bersih pantai tersebut merupakan kegiatan sebelum peringatan hari Dharma Samudera yang jatuh setiap tanggal 15 Januari.

Peringati Hari Dharma Samudra di Belitung Timur, Bersih-bersih Pantai hingga Mengenang Sahabudin
Istimewa, dokumentasi Danpos AL Manggar
Danpos AL Manggar bersama dengan anggota dan masyaraka Desa Baru melakukan bersih-bersih pantai. (13/1/2018) 

POSBELITUNG.CO  - Puluhan nelayan dan masyarakat Desa Baru Kecamatan Manggar, beserta Komandan dan anggota Pos Angkatan Laut (Posal) Manggar melakukan kegiatan bersih-bersih pantai Serdang.

Bersih-bersih pantai tersebut merupakan kegiatan sebelum peringatan hari Dharma Samudera yang jatuh setiap tanggal 15 Januari.

"Ini sebenarnya kegiatan rutin setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera yang di peringati setiap tanggal 15 Januari untuk mengenang arwah para pahlawan yang telah gugur dalam peristiwa pertempuran laut," ujar Danposal Manggar, Peltu Darmadi melalui rilis (13/1/2018).

Ia pun menceritakan satu diantara pertempuran laut yang paling dikenang adalah pertempuran Laut Aru kapal perang Republik Indonesia KRI Macan Tutul dipimpin Komodor Yos Sudarso sebagai suatu peristiwa sejarah perjalanan perjuangan TNI Angkatan Laut.

"Kami bersyukur, nelayan dan masyarakat Desa Baru yang memang tinggalnya dekat dengan partai Serdang mau berpartisipasi. Kegiatan bersih pantai dimulai pukul 08.30 wib sampai 10.30 wib,"ujar Peltu Darmadi.

Dikatakan Peltu Darmadi, keberadaan Posal Manggar merupakan bagian dari jajaran Pangkalan TNI AL Bangka Belitung (Lanal Babel) yang juga serentak melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai.

Kegiatan bersih pantai dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera dengan cara membagikan kantong kantong plastik kepada warga yang hadir untuk mengumpulkan sampah-sampah yang ada di pinggir pantai. Sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat pesisir pantai agar tidak membuang sampah ke laut untuk menjaga pelestarian dan kelanjutan kehidupan biota laut khususnya Belitung Timur.

Masih terkait dengan hari Dharma Samudera 15 Januari, peringatan mengenang arwah pahlawan juga mengingatkan Bangka Belitung bahwa ada salah seorang putra terbaiknya ikut gugur bersama KRI Macan Tutul di pertempuran Laut Aru.

"Salah seorang dari pahlawan yang gugur pada peristiwa pertempuran KRI Macan Tutul dengan Kapal Perang Belanda di Laut Aru tersebut terdapat putra terbaik dari Kepulauan Bangka Belitung yaitu Sahabudin. Putra kelahiran Dusun Tutut Desa Penyamun Kecamatan Pemali Sungailiat, yang telah berkorban menyerahkan jiwanya untuk mempertahankan Tanah Air Republik Indonesia. Sekarang patung Sahabudin di abadikan di depan Gedung Olah Raga (GOR) Pangkal Pinang Provinsi Kep Bangka Belitung," beber Peltu Darmadi.

(Pos Belitung/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved