Pelaku Tenggak Arak Sebelum Membunuh, Dijerat dengan Pasal 338

Polres Belitung menerapkan Pasal 338 KUH Pidana kepada tersangka yang tega menghabisi nyawa kakek dan neneknya.

Pelaku Tenggak Arak Sebelum Membunuh, Dijerat dengan Pasal 338
pos belitung
Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Haryo Basuki (tengah) didampingi Kasatreskrim, AKP Bagus Krisna Ekaputra (kemeja putih) dan Kasatbinmas, AKP Mahmud menunjukan barang bukti dalam konfrensi pers kasus pembunuhan pasutri, Senin (14/1). 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Badaruddin (22) tersangka kasus pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) di pondok kebun diancam hukuman 15 tahun penjara.

Jajaran Polres Belitung menerapkan Pasal 338 KUH Pidana kepada tersangka yang tega menghabisi nyawa kakek dan neneknya beberapa waktu lalu.

"Pasal yang disangkakan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sekarang penyidik masih melengkapi berkas dan segera dikirimkan ke kejaksaan," ujar Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Haryo Basuki dalam konfrensi pers di Mapolres Belitung, Senin (14/1).

Ia menjelaskan, sebelum melakukan perbuatan pidana tersebut, tersangka telah mengonsumsi miras jenis arak satu kampil ditambah menghisap lem aibon dua kaleng kecil. Lalu, dalam keadaan mabuk tersangka mendatangi korban dengan niat ingin meminjam motor.

Lantaran tidak dikasih, tersangka emosi dan menghabisi korban dengan cara menusukkan pisau yang dibawanya dan membacokan parang yang terletak di lokasi kejadian.

Baca selengkapnya di edisi cetak Harian Pos Belitung edisi Selasa, 15 Januari 2018. (*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Tedja Pramana
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved