Gejala Gagal Ginjal dan Berbagai Pilihan Terapi bagi Penderita

Angka kematian pada gagal ginjal akut sangat tinggi, tapi memiliki kemungkinan sembuh pada sebagian kecil kasus yang diobati dengan baik dan cepat.

Gejala Gagal Ginjal dan Berbagai Pilihan Terapi bagi Penderita
Kolase/Tribun Style
Ilustrasi pinggang dan ginjal 

BANGKAPOS.COM - Penyakit gagal ginjal mungkin sudah akrab di telinga kita.

Ini merupakan suatu kondisi ketika ginjal gagal menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

Melansir Hello Sehat, ginjal terletak di kedua sisi tulang belakang, tepat di atas pinggang, dan tugas utamanya menyaring darah.

Ginjal yang sehat akan memisahkan limbah beracun, mengatur keseimbangan cairan, elektrolit, keseimbangan asam basa dalam tubuh.

Selain itu, ginjal juga berfungsi memproduksi hormon  yang membantu dalam mengendalikan tekanan darah, membuat sel darah merah, dan menjaga tulang tetap kuat.

Ahli penyakit dalam ginjal-hipertensi FK UI, dr Tunggul Situmorang SpPD-KGH, menjelaskan, ada dua jenis gagal ginjal, yakni gagal ginjal akut (GGA) dan gagal ginjal kronis (GGK).

"Oleh karena itu, sering tidak disadari pasien karena tubuh menyesuaikan dengan penurunan fungsi ginjalnya," ujar Tunggul dihubungi Kompas.com via telepon, Kamis (10/1/2019).

Ia melanjutkan, GGA terjadinya mendadak (akut) hanya dalam hitungan jam sampai minggu, umumnya kurang dari tiga bulan.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan GGA, antara lain pendarahan berat, dehidrasi, syok, infeksi berat (sepsis), reaksi alergi, obat-obatan, keracunan, tumor lysis syndrome pada kanker, sumbatan di saluran kemih, dan sebagainya.

Angka kematian pada gagal ginjal akut sangat tinggi, tapi memiliki kemungkinan sembuh (reversible) pada sebagian kecil kasus yang diobati dengan baik dan cepat.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved