Menko Perekonomian Bilang Utang Rp 4 Ribu Triliun Masih Normal

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution melihat utang pemerintah yang mencapai Rp 4 ribu triliun lebih pada 2018 masih dalam kategori sehat.

Menko Perekonomian Bilang Utang Rp 4 Ribu Triliun Masih Normal
Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. 

POSBELITUNG.CO - Menteri Bidang Koordinator Perekonomian Darmin Nasution melihat utang pemerintah yang mencapai Rp 4 ribu triliun lebih pada 2018 masih dalam kategori sehat.

"Masih (sehat). Angkanya itu masih dalam range yang menurut ukuran dunia itu masih istilahnya, mungkin lebih pas masih dalam range normal," kata Darmin di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Menurut Darmin, utang yang diambil pemerintah dipergunakan dengan hati-hati dan hal yang bersifat produktif, seperti pembangunan infrastruktur untuk pelabuhan, jalan, dan lainnya.

"Kalau pakai utang untuk cuma mau bangun gedung kantor pemerintah, ya mungkin masalah, tidak gunakan utang untuk hal yang sifatnya konsumtif," ujar Darmin.

Lebih lanjut Darmin mengatakan, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih dalam kondisi baik, meskipun nominal utang naik tetapi PDB Indonesia juga mengalami kenaikan.

"Yang penting dilihat sekarang, rasio kaya apa sih terhadap kewajiban, sehingga dikaitkan dengan PDB. Kalau anda punya warung, anda tahu ini laku, anda minjam untuk bikin lebih bagus, kemudian laku, apa masalahnya?" papar Darmin.

Total utang pemerintah per tahun 2018 tercatat sebesar Rp 4.418,3 triliun atau rasionya 29,98% dari total PDB yang berdasarkan data sementara sebesar Rp 14.735,85 triliun.

Utang pemerintah juga telah diatur mengenai batasannya. Yaitu dalam UU Keuangan Negara no 17/2003 Pasal 12 ayat (3) bahwa defisit anggaran dimaksud dibatasi maksimal 3% PDB. Jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60% dari PDB.

Berita Ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul : Menko Perekonomian Lihat Utang Rp 4 Ribu Triliun Masih Normal

Editor: rusaidah
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved