Cara Mencegah dan Mendeteksi Demam Berdarah, Gejalanya Makin Sulit Dikenali

Gejala dengue hemonhagic fever tidak khas, sebab itu sering kali sulit dideteksi sejak dini.

Cara Mencegah dan Mendeteksi Demam Berdarah, Gejalanya Makin Sulit Dikenali
Posbelitung.co/Dok
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung dr Suhandri didampingi Direktur RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, mengunjungi pasien DBD, Selasa (26/1/2016). 

POSBELITUNG.CO - Demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus (terbanyak di Indonesia dengan tipe 3) dan ditularkan melalui nyamuk, memang banyak mencemaskan masyarakat di negara tropis.

Gejala dengue hemonhagic fever tidak khas, sebab itu sering kali sulit dideteksi sejak dini.

Namun, gejala yang patut dicurigai bisa dilihat sebagai berikut:

Demam tinggi (turun sebentar kemudian tinggi kembali) selama 2- 7 hari.

Penderita mengeluh pusing, persendian sakit, nafsu makan hilang disertai muntah.

Pada panas kedua timbul bercak-bercak perdarahan pada kulit (petechiae) yang kalau ditekan tidak mau hilang.

Cara Agar Gorengan Aman Dikonsumsi dan Tidak Memicu Radang Tenggorokan Hingga Kolesterol

Kalau bercak-bercak tidak nyata, tapi dicurigai kenal penyakit ini, dengan uji tourniquet mengikatkan tali elastik pada lengan penderita selama lima menit, bintik-bintik akan tampak lebih jelas.

Penderita yang lebih parah sering mengeluh sakit ulu hati disertai gelisah, banyak keluar keringat tapi kulit terasa dingin.

Pada stadium selanjutnya timbul bercak-bercak perdarahan berupa memar (ecchymosis) atau perdarahan dari hidung, gusi, muntah darah, buang air besar berwarna kehitaman.

"Perjalanan penyakit demam berdarah dengue ini memang sulit diduga," kata dr. Tatang Kustiman Samsi, dari RS Sumber Waras, Jakarta, seperti dimuat pada buku Kumpulan Artikel Kesehatan Intisari.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved