Tergoda Arisan Online di Facebook, Wanita Ini Tertipu Jutaan Rupiah, Begini Modus Pelaku

Ibu rumah tangga (IRT) berinisial RA (25) diduga melakukan tindak pidana penipuan berkedok arisan di media sosial Facebook.

Tergoda Arisan Online di Facebook, Wanita Ini Tertipu Jutaan Rupiah, Begini Modus Pelaku
DOK.Humas Polres Belitung
Pelaku penipuan berkedok arisan online di Facebook diamankan aparat Satreskrim Polres Belitung. 

Tergoda Arisan Online di Facebook, Wanita Ini Tertipu Jutaan Rupiah, Begini Modus Pelaku 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ibu rumah tangga (IRT) berinisial RA (25) diduga melakukan tindak pidana penipuan berkedok arisan di media sosial Facebook.

Perempuan yang tinggal di Desa Perawas, Tanjungpandan itu kemudian dicokok aparat Polres Belitung.

"Modus pelaku seolah-olah yang mengikuti arisan itu ada empat orang. Padahal orang pertama dan ketiga itu pelaku sendiri alias bodong agar korbannya percaya," ujar Kasatreskrim Polres Belitung AKP Bagus Krisna Ekaputra kepada posbelitung.co, Rabu (6/2/2019).

Ustaz Abdul Somad Geram Penipuan yang Mengatasnamakan UAS, Saya Tidak Pernah Pakai Bandrol

Ia menjelaskan, pengungkapan kejadian itu bermula saat korban Ma (33) mendatangi SPKT Polres Belitung pada Jumat (1/2) malam lalu.

Perempuan itu melapor telah menjadi korban penipuan arisan secara daring (online). Pelaku yang menawarinya memiliki akun Putrie Maret.

"Jadi ketika sudah jatuh tempo arisan itu, korban ini tak kunjung menerima uangnya. Lalu sudah berupaya mendatangi pelaku minta pengembalian uang juga tetap dibayar," kata Bagus.

"Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 3.750.000 dari total setoran arisan tersebut."

DPO Dugaan Penipuan Bisnis Travel Senilai Rp 1, 4 Miliar Dibekuk Tim Gabungan

Berbekal laporan dan keterangan korban, lanjut Bagus, jajaran Satreskrim Polres Belitung kemudian menangkap pelaku.

Hasil sementara perbuatan yang bersangkutan telah memenuhi unsur penipuan.

Bagus mengimbau seluruh masyarakat khususnya para perempuan agar jangan mudah tergiur dengan berbagai modus investasi ataupun arisan.

"Apalagi ditawarkan oleh orang yang dikenal hanya lewat media sosial, pastilah itu bermaksud untuk menipu nantinya," ucap Bagus. (*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Jariyanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved