Jembatan Emas Bakal Ditutup Sementara untuk Jalur Darat, Dinas PUPR Jajal Kesepakatan dengan KSOP

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menutup akses jalur darat melalui Jembatan Emas Bangka Belitung selama sepekan kedepan.

Jembatan Emas Bakal Ditutup Sementara untuk Jalur Darat, Dinas PUPR Jajal Kesepakatan dengan KSOP
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak. 

POSBELITUNG.CO  - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menutup akses jalur darat melalui Jembatan Emas Bangka Belitung selama sepekan kedepan.

Hal ini menyusul setelah kerusakan Jembatan Emas pada Minggu (3/2/2019) lalu dan telah dilakukan perbaikan baru bisa dioperasionalkan kembali pada Jum'at (8/2/2019) pagi.

Kendati sistem sudah berjalan normal, namun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Babel memutuskan untuk tidak mengoperasionalkan jembatan yang menghubungkan Pangkalpinang dan kabupaten Bangka ini, sehingga Jembatan tetap dalam keadaan naik agar tidak mengganggu lalu lintas kapal.

"Secara sistem sudah normal, untuk sementara penggunaan lalu lintas darat kami hentikan dulu," kata Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak, Jum'at (8/2/2019).

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan perawatan pada jembatan dengan panjang 785 meter dan lebar 23 meter yang membentang di atas aliran Sungai Pangkal Balam.

"Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Jembatan Emas. Kemungkinan butuh waktu sekitar satu minggu, sehingga jalur darat kita tutup dulu," tambahnya.

Noviar menyebutkan, dalam operasionalnya Jembatan Emas memang lebih diprioritaskan untuk jalur laut.

Kedepan, pihaknya juga akan berencana untuk membuat kesepakatan dengan KSOP agar jembatan ini lebih banyak dalam keadaan naik agar tidak menghambat lalu lintas kapal.

"Kita mau bikin kesepakatan hanya boleh 3 kali naik turun jembatan, harus dibatasi betul ini untuk perawatan, karena bagaimanapun kita tetap mengutamakan lalu lintas laut, kalu darat kan masih ada alternatif," katanya.
(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved